Minggu, 31 Desember 2017

Ayat Ayat Penyemangat Kehidupan

Dalam mengarungi kehidupan di dunia, manusia sering kali menjumpai berbagi kesukaran hidup, yang menimbulkan berbagai penyakit diri: galau, tidak bersemangat, kekurangan motivasi hingga putus asa. Oleh karena itu manusia butuh dorongan atau penyemangat dalam menjalani kehidupan.

Dimana pada hakikatnya setiap kesukaran yang yang temui oleh manusia tidak lain sebuah cobaan atau ujian untuk menilai keimanan setiap orang beriman.

لَتُبْلَوُنَّ فِي أَمْوَالِكُمْ وَأَنْفُسِكُمْ وَلَتَسْمَعُنَّ مِنَ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ مِنْ قَبْلِكُمْ وَمِنَ الَّذِينَ أَشْرَكُوا أَذًى كَثِيرًا وَإِنْ تَصْبِرُوا وَتَتَّقُوا فَإِنَّ ذَلِكَ مِنْ عَزْمِ الْأُمُورِ

”Kamu sungguh-sungguh akan diuji terhadap hartamu dan dirimu. Dan (juga) kamu benar-benar akan mendengar dari orang-orang yang diberi al-Kitab sebelum kamu dan dari orang-orang yang mempersekutukan Allah, gangguan yang banyak yang menyakitkan hati. Jika kamu bersabar dan bertakwa, maka sesungguhnya yang demikian itu termasuk urusan yang patut diutamakan”. (Ali ‘Imran: 186)

Untuk melewati setiap ujian tersebut Allah swt yang Maha Pengasih memberikan jalan keluar yang bisa di jadikan pedoman oleh manusia yang tersimpan dalam mukjizat Rasulullah saw yaitu Al Qur’an.

Berikut beberapa Firman Allah untuk menumbuhkan semangat dalam diri manusia agar sukses melewati cobaan atau ujian dari Allah swt:

1. Surat Ath-Thalaq ayat 2-3

ِ وَمَن يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَل لَّهُ مَخْرَجًا (2) وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ ۚ وَمَن يَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُ ۚ إِنَّ اللَّهَ بَالِغُ أَمْرِهِ ۚ قَدْ جَعَلَ اللَّهُ لِكُلِّ شَيْءٍ قَدْرًا (3)

“Barang siapa bertakwa kepada Allah maka Dia akan menjadikan jalan keluar baginya, dan memberinya rezeki dari jalan yang tidak ia sangka, dan barang siapa yang bertawakal kepada Allah maka cukuplah Allah baginya, Sesungguhnya Allah melaksanakan kehendak-Nya, Dia telah menjadikan untuk setiap sesuatu kadarnya”. (QS. Ath-Thalaq: 2-3).

Barangsiapa yang bertakwa dan bertawakal kepada Allah, maka Allah berjanji akan memberikan kemudahan disetiap kesulitan yang menimpanya, memberikan jalan keluar dari keputus asaannya serta akan memberikan kecukupan dalam kehidupannya.

2. Surat Ar-Ra’d ayat 11

ِإِنَّ اللَّهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّىٰ يُغَيِّرُوا مَا بِأَنفُسِهِمْ ۗ وَإِذَا أَرَادَ اللَّهُ بِقَوْمٍ سُوءًا فَلَا مَرَدَّ لَهُ ۚ وَمَا لَهُم مِّن دُونِهِ مِن وَالٍ (11)

“Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum hingga mereka mengubah diri mereka sendiri”. (QS. Ar-Ra’d:11)

Setiap manusia perlu menyakini bahwa Allah tidak akan merubah nasib seseorang melainkan seseorang tersebut mau berusaha untuk memperbaiki dirinya sendiri. Setiap bentuk usaha yang dilakukan oleh manusia sekecil apapun itu akan berbuah atau akan mendapat balasan dari Allah yang akan mempengaruhi kehidupan pelakunya.

3. Surat Al Baqarah ayat 216

وَعَسَىٰ أَن تَكْرَهُوا شَيْئًا وَهُوَ خَيْرٌ لَّكُمْ ۖ وَعَسَىٰ أَن تُحِبُّوا شَيْئًا وَهُوَ شَرٌّ لَّكُمْ ۗ وَاللَّهُ يَعْلَمُ وَأَنتُمْ لَا تَعْلَمُونَ (216)

”Dan boleh jadi kamu membenci sesuatu tetapi ia baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu tetapi ia buruk bagimu, dan Allah mengetahui dan kamu tidak mengetahui”. (QS. Al-Baqarah: 216)

Allah yang Maha Mengetahui, senantiasa memberikan apa yang dibutuhkan oleh manusia, terkadang tidak sesuai seperti yang diinginkannya namun hal tersebutlah yang terbaik untuk manusia tersebut. Selalu bersyukur dengan kesenangan yang diterima serta tidak mencaci ketika menemukan hal yang dibenci adalah cara terbaik untuk memperbaiki kehidupan. Karena selalu ada kebaikan yang Allah siapkan untuk kita disetiap hal yang tidak kita sukai.

4. Surat Al-Insyirah ayat 5-6

فَإِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا (5) إِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا (6)

”Maka sesungguhnya bersama kesulitan itu ada kemudahan. Sesungguhnya bersama kesulitan itu ada kemudahan”. (QS. Al-Insyirah: 5-6)

Dalam ayat diatas Allah dengan tegas menyebutkan bahwa disetiap kesulitan atau dibalik kesulitan ada kemudahan. Oleh karena itu ketika manusia menjumpai suatu kesukaran mereka akan mendapatkan ilmu baru untuk memecahkannya dan mendapatkan kemudahan.

5. Surat Al Baqarah ayat 286

لَا يُكَلِّفُ اللَّهُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا ۚ َ (286)

”Allah tidak membebani seseorang itu melainkan sesuai dengan kesanggupannya”. (QS. Al-Baqarah: 286)

Sebesar apapun beban yang dirasakan manusia, sebanyak apapun ujian yang diterima oleh manusia tidak lain manusia tersebut mampu untuk melewatinya, karena Allah tidak memberi cobaan kepada hambaNya mrlainkan hamba tersebut mampu untuk melewatinya.

Sebagai manusia yang beriman sudah sepantasnya kita senantiasa yakin dengan apa yang Allah berikan kepada kita. Allah berikan sedikit ujian dan Allah berikan jalan keluar sebesar ke AgunganNya.

(red/Aa)

Kamis, 28 Desember 2017

Anda orang Kaya? Perhatikan hal-hal ini!

Menjadi seorang yang kaya raya memiliki banyak harta benda sudah pasti menjadi impian setiap manusia. Karena dengan harta tersebut setiap manusia bisa melakukan apa saja yang diinginkannya, dan pastinya hidupnya akan bahagia dan sejahtera.

Dizaman modern atau juga bisa dikatakan akhir zaman ini tidak dipungkiri setiap orang berlomba lomba dalam memperbanyak harta, tidak hanya untuk menjadi orang yang kaya niat dari mereka pun berbeda – beda seperti ingin dikatakan sebagai orang hebat, orang dermawan hingga hanya ingin menyumbangkan diri dari orang lain.

Untuk mencapai tujuan tersebut setiap orang bekerja keras tanpa henti, hari-harinya dihabiskan untuk mencari dan menumpuk harta dunia tidak mengenal siang dan malam, lebih parah nya ada dari mereka yang melakukan hal apa saja (hal haram hingga yang mencelakakan orang lain) asal mendapatkan harta.

Di sinilah peran keimanan seseorang yang akan mengantarkan manusia memperoleh harta yang baik atau harta yang buruk. Dimana harta yang baik yang di peroleh dari cara yang halal dan diridhai opeh Allah swt yang akan mengantarkan kebahagiaan bagi pemiliknya atau harta yang buruk yang diperoleh dari jalan tercela yang dimurkai Allah swt yang akan mengantarkan pemiliknya kedalam kesengsaraan hidup. Nauzubillah

Terlepas dari itu semua, manusia yang memeliliki banyak harta memiliki hal yang harus diperhatikan yang nantinya akan dipertanggungjawabkan. Setidaknya ada 5 hal yang harus diperhatikan oleh mereka, yaitu:

1. Kekayaan bukan sebagai ajang pamer (Sombong)
Dalam Al-Quran yang mulia surat At Takatsur ayat 1-8, Allah swt memperingatkan manusia untuk tidak bermegah-megahan di dunia, tidak menjadikan kekayaan sebagai ajang pamer ke sesama terlebih harta yang dimilikinya tersebut tidak membuatnya sombong dari saudara saudaranya.

2. Tidak Israf dan Tabdzir
Menurut Ibnu ‘Abidin, ‘Israf adalah menyalurkan sesuatu yang layak melebihi dari kadar layaknya. Sedangkan tabdzir adalah menyalurkan sesuatu pada sesuatu yang tidak layak’.
Israf atau berlebih lebihan juga merupakan sifat yang di benci Allah swt. Sebagaimana firmannya dalam Al-Quran surat Al A’raf ayat 31 yang artinya, ”Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah disetiap memasuki masjid, makan dan minumlah, dan janganlah berlebih lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih lebihan”. (QS Al A’raf:31)

Begitu juga dengan tabdzir, Allah mengibaratkan pelaku tabdzir sebagai saudaranya syaitan. Allah berfirman, ”Dan janganlah kamu menghambur hamburkan hartamu secara boros. Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan”. (QS Al Isro’: 26-27)

3. Harus mengeluarkan nafkah wajib
Diriwayatkan oleh Abu Daud. ‘Abdullah bin’ Amr ra, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ”Seseorang cukup dikatakan berdosa jika ia melalaikan orang yang ia wajib beri nafkah”. (HR. Abu Daud)

Yang termasuk memberikan nafkah wajib seperti orang tua memberikan makan kepada anak anaknya, suami memberi nafkah kepada istrinya dan lain sebagainya. Disamping nafkah wajib tentunya manusia harus menyisihkan sebagai hartanya untuk orang orang yang membutuhkan seperti fakir miskin, janda, anak yatim piatu dan lainnya.

4. Mengeluarkan zakatnya
Dikatakan sebagi orang kaya pastinya karena memiliki banyak harta, maka dari itu ada kewajiban yang harus dikeluarkan yaitu zakat dari harta harta yang dimilikinya.

Hal ini Allah ancam orang orang yang menyimpan hartanya untuk dirinya sendiri, di dalam Al-Quran surat At Taubah ayat 23-35, yang artinya, ”Dan orang orang yang menyimpan emas dan perak dan tidak menafkahkannya pada jalan Allah, maka beritahukanlah kepada mereka, bahwa mereka akan mendapat siksa yang pedih, pada hari dipanaskannya emas perak itu di dalam neraka jahannam, lalu dibakar dengannya dahi mereka, lambung dan punggung mereka lalu dikatakan kepada mereka: ‘Inilah harta bendamu yang kamu simpan untuk dirimu sendiri, maka rasakanlah sekarang akibat dari apa yang kamu simpan itu”. (QS At Taubah: 34-35)

5. Akan dipertanggungjawabkan kelak di akhirat
Semua yang dimiliki oleh manusia merupakan amanah yang dititipkan oleh Allah dan kelak pada waktunya akan dimintai pertanggungjawaban, termasuk harta yang diperoleh oleh manusia dengan bersusah payah.

Semakin banyak harta yang dimiliki seseorang semakin lama pula perhitungan yang akan dialami oleh orang tersebut. Setidaknya ada dua pertanyaan yang akan ditujukan kepada pemilik harta 1. Dari mana harta tersebut didapat? 2. Dan untuk apa harta tersebut dipergunakan?

Abu Barzah Al Aslami ra berkisah. Rasulullah saw bersabda, ‘Kedua kaki seseorang hamba tidaklah beranjak dari hari kiamat hingga ia ditanya mengenai: Umurnya dimanakah ia habiskan, Ilmunya dimanakah ia amalkan, Hartanya dimana ia peroleh dan dimana ia infakkan dan mengenai tubuhnya dimanakah di usangnya’. (HR. Tirmidzi)

Memiliki harta yang banyak memang menyenangkan namun memiliki harta yang mengantarkan dalam kebahagiaan itulah harta yang sesungguhnya yang bisa kita dapatkan di dalam keluarga yang sederhana.

Dari Ubaidillah bin Mihshan Al-Anshary ra, Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ أَصْبَحَ مِنْكُمْ آمِنًا فِى سِرْبِهِ مُعَافًى فِى جَسَدِهِ عِنْدَهُ قُوتُ يَوْمِهِ فَكَأَنَّمَا حِيزَتْ لَهُ الدُّنْيَا
“Barangsiapa di antara kalian mendapatkan rasa aman di rumahnya (pada diri, keluarga dan masyarakatnya), diberikan kesehatan badan, dan memiliki makanan pokok pada hari itu di rumahnya, maka seakan-akan dunia telah terkumpul pada dirinya. (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah).

(red/Aa)

Lalai Tanda Orang yang Fasik

Allah swt berfirman dalam Al Qur’an surat Al-Hasyr: 18

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَلْتَنْظُرْ نَفْسٌ مَا قَدَّمَتْ لِغَدٍ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ

Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat) dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS. Al-Hasyr: 18)

Dalam ayat tersebut Allah swt menegaskan bagi manusia yang beriman, bagi mereka yang telah mengucapkan dua kalimat syahadat untuk bertakwa kepada Allah, menjauhi semua laranganNya dan menjalankan setiap perintahNya. Serta untuk memperhatikan dan memperbanyak amal kebaikan untuk hari kemudian atau kehidupan di akhirat.

Di ayat berikutnya yaitu surat Al-Hasyr ayat 19, Allah memperingatkan kembali agar hambaNya yang beriman untuk tidak lalai atau lupa kepada Allah.

وَلَا تَكُونُوا كَالَّذِينَ نَسُوا اللَّهَ فَأَنْسَاهُمْ أَنْفُسَهُمْ أُولَئِكَ هُمُ الْفَاسِقُونَ

Artinya: ”Dan janganlah kamu seperti orang-orang yang lupa kepada Allah, lalu Allah menjadikan mereka lupa kepada mereka sendiri. Mereka itulah orang orang yang fasik”. (QS. Al-Hasyr: 19)

Kedua ayat diatas menjelaskan bahwa manusia yang meriman harus senantiasa berusaha menjaga ketakwaan nya kepada Allah swt, berusaha untuk menyiapkan bekal untuk hari kemudian (hari kiamat) dengan menjaga diri dari kelalaian dalam beribadah.

Manusia memang tempatnya lupa dan salah namun bukan berarti menjadi alasan untuk selalu berbuat khilaf, melainkan semboyan tersebut untuk meningkatkan kewaspadaan manusia yang beriman dalam beramal shaleh.

Berupaya meningkatkan kualitas ketakwaan bagi setiap muslim merupakan sebuah kewajiban, senantiasa menjaga berbagai amalan yang wajib, di susul dengan mendawamkan sunnah sunnah Rasulullah saw adalah salah satu bentuk sifat seorang muslim yang taat.

Sayang nya ada saja mereka yang mengaku beriman, yang mengklaim telah mengucapkan dua kalimat syahadat namun tidak menjaga keimanannya, mereka asyik dengan hura hura dunia yang sia sia, merekalah orang yang lalai, lalai bahwa hidup di dunia hanya sementara, lalai dunia hanya tempat singgah, lalai akan tujuan sesungguhnya hidup di dunia, lalai bahwa setelah kehidupan didunia yang fana ini ada kehidupan di akhirat yang kekal selama lamanya.

Apa yang mereka lakukan sama seperti orang orang kafir yang tidak beriman kepada Allah yang menjadikan dunia sebagai tujuan utama, mereka jadikan dunia sebagai tempat bersenang senang, padahal mereka sudah di beri peningatan dalam Al Qur’an surat Muhammad ayat 12.

وَالَّذِينَ كَفَرُوا يَتَمَتَّعُونَ وَيَأْكُلُونَ كَمَا تَأْكُلُ الْأَنْعَامُ وَالنَّارُ مَثْوًى لَهُمْ

Artinya: ”Dan orang-orang kafir bersenang-senang (di dunia) dan mereka makan seperti makannya binatang. Dan jahannam adalah tempat tinggal mereka”. (QS. Muhammad: 12)

Mereka yang lalai diibaratkan seperti binatang yang hidupnya hanya untuk makan, minum, tidur dan bersenang-senang. Apa yang menyebabkan seseorang berada dalam keadaan lalai? Diantaranya adalah:

1. Cinta Dunia
Seseorang yang sudah mencintai sesuatu akan bertindak diluar akal kendali, sebagai contoh yang sering kita rasa, disaat kita mencintai seseorang tentunya kita akan berbuat apa saja untuk orang yang kita cintai, meski terkadang diluar kemampuan kita, namun segala cara kita lakukan untuk membahagiakan orang yang kita cintai.

Hal tersebut berlaku untuk orang yang cinta dunia, mereka akan melakukan apa saja agar mendapatkan apa yang di inginkan, agar mereka hidup bahagia di dunia.
Sayangnya, dalam mencari kebahagiaan di dunia tidak semua mengikuti prosedur yang ada, mereka buta mata dan buta hati melakukan segala cara untuk mendapatkan apa yang di inginkan, nurani mereka terhasut cinta dunia. Yang akhirnya mereka lalai akan kewajiban kepada Sang Maha Kuasa, juga lalai akan hidupnya sendiri.

2. Mati dalam berbuat dosa.
Mungkin kita pernah bahkan sering menjumpai orang orang yang mengatakan, ”ah ini cuma dosa kecil tidak apa apa di lakukan nanti Taubat juga di hapuskan” atau ungkapan sejenisnya.

Kita perlu yakini bahwa yang namanya dosa, baik besar atau kecil hal tersebut tidak boleh untuk di lakukan, selain akan merugikan diri sendiri hal tersebut juga telah merusak iman kita.

Dengan menyepelekan dosa dosa kecil, maka akan membuat seseorang lalai dalam berbuat dosa, yang kemudian akan menjadi kebiasaan dalam berbuat dosa, yang akhirnya ia tidak akan mengindahkan mana dosa kecil mana dosa besar, karena hatinya telah mati terhadap dosa.

3. Waktu dihabiskan untuk besenang-senang
Beruntung bagi mereka yang mempunyai hobi dalam melakukan kebaikan, baca Al Qur’an, bersedekah, membantu orang tua dan sejenisnya.

Berbeda bagi mereka yang memiliki hobi yang sia sia. Seperti di era digital ini, banyak dari kita yang disibukan dengan HP atau smartphone, yang didalamnya memiliki bermacam macam aplikasi dan fungsi, bahkan ada yang menjadikan bermain HP (Game) sebagai hobi yang menjadikan mereka lalai akan kewajiban kewajiban nya.

4. Sibuk dengan hal yang mubah
Perkara mubah atau boleh memang boleh dilakukan, seperti makan, minum, bicara dan sejenisnya.

Namun bila perkara tersebut dilakukan berlebihan maka akan menjadi tidak baik. Contohnya berbicara atau ngobrol yang sering kita lakukan, bila yang kita obrolan adalah perkara haram maka menjadi dosa. Contoh lain bila kita ngobrol bukan perkara haram namun mengakibatkan kita melewatkan kewajiban kita, maka kita tergolong orang yang lalai.

5. Berteman dengan orang orang lalai
Yang kelima atau terakhir dari tulisan ini adalah berteman dengan orang-orang lalai. Sudah barang pasti bila kita berteman dengan orang lalai kita akan terjerumus dalam kelalaian pula.

Namun, bila kita mempunyai iman yang kuat kita bisa mengajak mereka keluar dari kelalaian.

Bila kita berada dalam kelalaian apa yang harus kita lakukan untuk keluar dari kelalaian tersebut?

Mereka yang lalai tidak akan mau melakukan hal hal yang baik, seperti mendatangi Majlis Ilmu, berdzikir, berdo’a dan amal shaleh lainnya.

Oleh karena itu seseorang yang terjerumus dalam kelalaian harus membiasakan hal hal baik tersebut :
1. Mendatangi dan khusuk dalam Majlis Ilmu
2. Memperbanyak berdo’a dan berdzikir
3. Membiasakan shalat sunnah
4. Bertadabbur dengan keadaan disekitar kita, seperti merenungi kematian yang ada disekeliling kita, untuk mengingat kematian
5. Sering sering mengingat surga dan neraka.

Semoga kita semua dijauhkan dari kelalaian dan terus istiqomah taat dalam beribadah. Aamiin

(red/Aa)

Serba Serbi Safari Dakwah Santri Darunnajah Cipining 

Kegiatan safari dakwah massal yang di lakukan oleh santri Darunnajah Cipining memang memiliki banyak manfaat, oleh karena itu kegiatan yang dilakukan dua kali dalam satu tahun tersebut terus berjalan dengan baik serta mendapatkan banyak dukungan dari masyarakat.

Safari dakwah massal tengah tahun ini dilakukan pada tanggal 19-21 Desember 2017, seperti biasa kegiatan ini dilakukan diawal liburan tengah tahunan. Tahun ini safari dakwah masal diikuti oleh 1487 santri yang terdiri dari kelas 1 – 5 TMI yang terbagi menjadi 135 kelompok, 63 kelompok santri putra dan 72 kelompok santri putri dengan rata rata setiap kelompok berjumlah 10 santri.

Kegiatan ini di awali dengan upacara yang dihadiri oleh seluruh peserta, pembimbing, dan jajaran dewan guru Darunnajah Cipining yang berlokasi di lapangan footsal kampus 1 putri. Sebagai bekal awal berbagai pesan dan motivasi didapat oleh seluruh peserta dari ustadz Husnul Mubarak, S. Pd (Kepala Biro Humas dan Dakwah) dan dari ustadz Muhlisin ibnu Muharom, S. H (Kepala Biro Pengasuhan Santri). Dan juga do’a serta amanat dari Pimpinan Pesantren Darunnajah Cipining KH. Jamhari Abdul Jalal, Lc.

Do’a restu dari seluruh guru Darunnajah Cipining juga menyertai mereka lewat salaman (jabat tangan) disertai gemuruh bacaan shalawat, sebelum setiap kafilah pergi menuju lokasi safdak dengan armada yang sudah menunggu di perkiraan Pesantren.

Hal pertama yang dilakukan setiap kelompok setelah sampai di lokasi adalah silaturahmi, seperti tujuan dari kegiatan safari dakwah adalah belajar bermasyarakat, setiap kelompok mempunyai kewajiban untuk silaturahmi bersosialisasi ke berapa tempat, seperti shohibul bait (tuan rumah), kepala RT dan RW, tokoh Masyarakat (kyai/guru), tokoh pemuda dan masyarakat disekitar lingkungan tempat kegiatan.

Untuk mendukung kelancaran setiap kafilah safdak dalam bersosialisasi dengan masyarakat, terlebih dahulu setiap kelompok di tugaskan untuk uji coba bertamu ke beberapa rumah guru senior, kepala sekolah dan guru singel sebagai simulasi pembelajaran sebelum bersosialisasi dengan masyarakat sebenarnya, manfaatnya setiap kelompok mendapatkan kritikan, saran dan petunjuk cara berinteraksi dengan masyarakat nantinya.

Dengan akhlak yang baik pastinya akan mendapatkan sambutan yang baik dari masyarakat yang dikunjungi, hal tersebut yang di rasakan oleh setiap kafilah safdak di lokasi pelaksanaannya. Seperti kesan yang disampaikan oleh ustdzah Muniroh pembimbing safdak kelompok 110 putri, ”Kesan dari  kami terhadap masyarakat yang ada di kampung  ini adalah,
– Respon mereka yang sangat baik, karena kami disambut dengan hangat serta ramah
– Alhamdulillah fasilitas memadai (Tempat belajar-mengajar)
– Mereka sangat senang karena ada agenda yang bisa mengisi kekosongan anak-anak dan membantu mengajak belajar anak-anak
– Tokoh masyarakat juga ikut senang karena ada niat dan amalan baik dari santriwati untuk bisa belajar mengamalkan ilmunya di masyarakat”.

Untuk mensukseskan kegiatan safdak ini setiap kelompok sudah memiliki jadwal harian, yang dimulai dari shalat sunnah qiyamul lail, shalat subuh berjamaah, berolahraga, membersihkan lingkungan masjid/musholla dan rumah shohibul bait, mengadakan kegiatan bersama anak-anak disekitar dan lain sebagainya. Demi mendukung lancarnya berbagai kegiatan safari dakwah ini, setiap kelompok melalui pembimbing diharuskan melaporkan kegiatan harinya ke sosial media Pesantren (Whatsapp dan Telegram) seluruh guru Darunnajah Cipining.

Berikut contoh format laporan kegiatan safari dakwah:

– Laporan Kegiatan Safari Dakwah Kelompok 101
– Pembimbing: Ustdzah Uul Khofifah
– Alamat:
Jl.H.Muhasyim 2 No 10A, RT/RW 03/10, Kelurahan Rangkapan Jaya, Kecamatan Pancoran Mas, Depok

– 10:10-14:05
Perjalan dari pondok ke rumah Shohibul Baith

– 14:05-15:00
ISHOMA

– 15:00-15:15
Ta’aruf (perkenalan) dengan Shohibul Baith (tuan rumah)

– 15:15-16:00
Sholat ashar dan persiapan jaulah (keliling)

– 16:00-18:00
Jaulah ke Rt, Rw, DKM, ketua majlis ta’lim, dan ketua TPA

– 18:00-19:20
Sholat Maghrib dan mengajar anak TPA Al-Hidayah

– 19:20-19:55
Sholat isya

– 19:55-20:45
Mengisi majlis ta’lim Al-Hidayah

– 20:45-21:05
Makan malam

– 21:05-21:30
Evaluasi dan persiapan untuk besok harinya

– 21:30-22:00
Sholat hajat dan witir

– 22:00-03:30
Istirahat tidur malam

– 03:30-04:00
Sholat tahajud

– 04:00-04:30
Sholat subuh

– 04:30-05:00
Mengaji

Kesan:
– Alhamdulillah kedatangan kami di sambut dengan sangat baik dan ramah dari Shohibul Baith
– Alhamdulillah mendapatkan respon dan dukungan dari Rt, Rw, ketua majlis ta’lim dan ketua TPA, beliau sangat bersyukur atas kehadiran kami karena membawa pengaruh positif.

الحمد لله رب العالمين
والسلام عليكم و رحمة الله وبركاته.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari dua malam tersebut berjalan meriah dan mendapatkan antusias yang baik dari masyarakat khususnya anak anak yang mengikuti berbagai kegiatan yang diadakan oleh setiap kafilah safari dakwah. Bahkan ada tuan rumah atau masyarakat berharap pelaksanaan safari dakwah berlangsung lebih lama.

(red/Aa)

Rabu, 27 Desember 2017

Diklat Berjenjang PTK PAUD 2017

Kunjungan Supervisi Pimpinan Dan Pengurus Pesantren Darunnajah 2 Cipining Ke Lokasi PDPM 2017

Hari ini adalah hari ke-9 yang mana santri kelas 6 TMI Pondok Pesantren Darunnajah 2 Cipining diberikan kesempatan oleh Bapak Pimpinan KH. Jamhari Abdul Jalal, Lc. untuk belajar bagaimana bermasyarakat yang baik, bagaimana memahami kehidupan dimasyarakat.

Hari ini Rabu, 27 Desember 2017, Pimpinan Pondok Pesantren Darunnajah 2 Cipining dan kepala kepala biro (Pengurus Pesantren), melakukan kunjungan supervisi kepada peserta Praktik Dakwah Dan Pengembangan Masyarakat (PDPM) 2017. Tepatnya di Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Diantara Asatidz dan Ustadzat yang ikut dalam kunjungan supervisi ini adalah, KH. Jamhari Abdul Jalal, Lc (Pimpinan Pesantren), Ust. Mukhlisin, S.H.I (Ka. Biro Pengasuhan Santri), Ust. Musthafa Zahir, Lc, M.Ag (Pembina Pesantren Putra), Ust. Ridha Makky, M.Pd.I (Pembina Pesantren Putri), Ust. Afif Maghfuri, M.Pd.I dan Ust. Syarqi, S.H.I (Kepala Asrama Kampus 3 Putra), Ust. Katena Putu Ghandi, S.Pd.I (Kepala Madrasah Aliyah), Ust. Jeje Juraemi, S.Ag (Pengawas Pesantren), Ibu Kyai HJ. Rahmah Manaf Mukhayar, Ustadzah Kunarti, S.Pd.I, dan Usth. Khairina, M.Pd.

Kunjungan supervisi ini dilakukan untuk meninjau, mengontrol, melihat langsung, atau menanyakan langsung kepada tokoh ataupun masyarakat, yang ada dilingkungan yang menjadi tempat Praktik Dakwah Dan Pengembangan Masyarakat (PDPM) 2017, mengenai seluruh kegiatan peserta, serta respon dari masyarakat disana.

Kunjungan supervisi ini dimulai dari Desa Cibadak, dilanjut Desa Bojong Rangkas, serta dilanjutkan di Desa Bojong Jengkol, dan Desa Cibanteng.

Berbagai macam respon positif didapatkan oleh Pondok Pesantren Darunnajah 2 Cipining, dari masyarakat yang menjadi lokasi Praktik Dakwah Dan Pengembangan Masyarakat (PDPM) 2017. Yang diantaranya adalah senang dengan adanya kegiatan seperti ini, desa atau kampung kami menjadi lebih hidup karena adanya santri dari Pondok Pesantren Darunnnajah 2 Cipining “ Ujar salahsatu tokoh masyarakat disana”.

Peserta pun merasa senang, bangga, bahagia, bertambah semangat, dengan adanya kunjungan supervisi ini karena merasa diperhatikan, dan merasa dimudif ketika lagi dipesantren oleh kedua orangtuanya.

Alhamdulillah kunjungan demi kunjungan berjalan dengan baik dan lancar, matahari pun mulai menunjukan kelelahannya, rombongan Pondok Pesantren Darunnajah 2 Cipining pun bergegas untuk kembali ke pesantren dan bersiap siap untuk menyambut kembali kedatangan para peserta Praktik Dakwah Dan Pengembangan Masyarakat 2017 di Pesantren tercinta, karena telah selesai melaksanakan tugasnya yaitu, Praktik Dakwah Dan Pengembangan Masyarakat (PDPM) 2017.
(WARDAN/NJalu)

Selasa, 26 Desember 2017

Senyum Ceria Anak Cisantana #PPM2017

via IFTTT

Santri Darunnajah 2 Cipining Mengisi Liburan Dengan Aktif Di Organisasi

Disaaat orang lain sibuk dengan liburannya, pergi ke tempat wisata ataupun tempat tempat hiburan untuk sekedar melepas penat yang dirasakan, berbeda dengan saalahsatu santri Pondok Pesantren Darunnajah 2 Cipining.

Sebut saja namanya Ema Khoerotul Ummah, M. Wahjihudin Mereka adalah santri kelas 6 SMK Darunnajah 2 Cipining asal Kp. Kadaung, Bogor. Mereka aktif di Organisasi yang bernama Kadaung Moslem Community (KMC), bersama dengan kaka kelas mereka yang sudah menjadi alumni seperti, Desya Nanda Putri, Titin Thoyibah (Alumni Angkatan 23), Siti Maulida (Alumni Angkatan 24), Syahrul Bahari, Adi Winata, Dara Luthfiyah (Alumni Angkatan 22).

Mereka mulai aktif di Organisasi ini dari tahun 2016 berbarengan dengan ketika menjabat sebagai pengurus organisasi di sekolah. Salahsatunya adalah Ema Khoerotul Ummah santri yang juga pernah menjabat sebagai ketua II Organisasi Siswi Darunnajah Cipining (OSIDC) Periode 2016-2017, yang mengungkapkan ketertarikan dia masuk Organisasi ini adalah karena didalamnyaa terdapat kegiatan kegiatan sosial, dan kegiatan bersama, seperti pengajian, perpustakaan keeliling, dll.

Ia juga mengungkapkan bahwa Organisasi ini mempunyai visi dan misi serta motto yang bagus yaitu “Man Jadda Wajada”. Ia juga merasakan bahwa organisasi disekolah itu sangat bermanfaat baginya. karena dengan Pimpinan Pondok Pesantren Darunnajah 2 Cipining memberikan kesempatan kepadanya untuk belajar menadi pengurus organisasi ia pun menjadi senang dengan adanya organisasi.

Jangan pernah sia siakan amanah yang pimpinan pesantren berikan karena itu semua akan memberikan manfaat bagi kita “tambah Ema Khoerotul Ummah”.

Ia juga menambahkan tentang pengalamannya menjadi bagian acara di acara Maulid Nabi pada tanggal 23-24 Desember 2017, yang sangat luar biasa karena harus membagi waktunya dengan kegiatan Riset yang sedang berlangsung. Harus tetap berjalan dua duanya, harus tetap seimbang, prioritaskan yang paling utama jaangan pernah mengabaikan tugas tugas yang ada.

Kepada teman teman seperjuangan, mari kita gunakan waktu libur kita dengan sebaik baiknya, gunakan dengan hal hal yang positif, manfaatkan waktu yang ada , jaangan sampai waktu dan umur kita menjadi sia sia, jangan sampai waktu kita berlalu begitu saja.

Bagi adik adik kelas tetap semangat di dalam organisasi, laksanakan tugas dan amanah yang diberikan pesantren, insyaAllah semuanya tidak akan sia sia. Ingat dengan kata kata “Syubbanul Yaum Rijalul Ghoddi”.
(WARDAN/NJalu)

Senin, 25 Desember 2017

Sepekan Berlalu, Kegiatan Peserta Praktik Dakwah Dan Pengembangan Masyarakat (PDPM 2017) Semakin Seru

Hari ini adalah hari ke-7 bagi peserta Praktik Dakwah Dan Pengembangan Masyarakat (PDPM) 2017. Dimana hubungan antara peserta dengan masyarakat sekitar semakin dektAt dan semakin erat. Dimana keakraban peserta semakin mantap.

Hal tersebut dibuktikan dengan semakin banyaknya kegiatan yang diadakan peserta Praktik Dakwah Dan Pengembangan Masyarakat (PDPM) 2017. Seperi Olahraga bersama, Pramuka, Silat, Kumpul kumpul dengan pemuda dan pemudi sekitar, Ikut serta renovasi masjid, membuat mimbar, mengadakan perlombaan tingkat RT, latihan Hadroh, marawis, qasidah, menjadi panitia Maulid Nabi, menjadi MC di acara maulid, mengisi materi di pengajian atau Majlis Ta’lim, belajar membuat tahu dan belajar membuat tas, membuat mimbar masjid, membuat tong sampah dari ember yang tidak terpakai lagi, serta masih banyak lagi kegiatannya.

Ada hal menarik juga di dalam Praktik Dakwah Dan Pengembangan Masyarakat (PDPM) 2017 yaitu peserta berkunjung ke dua pabrik atau tempat pembuatan. 1. Pabrik pembuatan tas 2. Pabrik Pembuatan tahu. Peserta diajarkan bagaimana cara pembuatannya dan seperti apa bahan bahan yang digunakan.
Selain juga berkunjung ke Pabrik Pembuatan Tahu, para peserta juga berkunjung dan belajar ke Pabrik Pembuatan Tas atau lebih dikenal dengan konveksi.

Selain praktik bagaimana cara pembuatannya peserta juga bertanya tanya tentang pabrik pembuatan tas tersebut. Berikut hasil wawancaranya yang telah dirangkum. Konveksii tas “Aorea” berada di Desa Bojong Rangkas, yang di dirikan sejak taun 2000 merintis dari 0 bermula dari hobby. Konveksi tetsebut dapat menghasilkan 200 lusin perminggunya, karyawan menetap sekitar 15 orang adapun karyawan yg mengerjakan dirumahnya masing masing berjumlah 23 orang. Tas ini dikirim ke daerah Dki Jakarta khususnya ke Pasar Senen. bahan yang digunakan dibeli di Pasar Tanah Abang Jakarta. Pemilik konveksi berkata “model tas tergantung kepada zaman atau mengikuti trend, semakin bagus modelnya maka semakin banyak pula orderan atau pemesanan yang diminta oleh konsumen”.

(WARDAN/NJalu)

Minggu, 24 Desember 2017

Lagi, Santri Non Asrama Raih Predikat Mumtaz

Nama : Siti Padilatul Musyaropah
Tempat & Tanggal Lahir : Bogor, 20 April 2002
Cita-cita : Ingin menjadi Ustadzah

Santri yang biasa dipanggil Mpuh itu berhasil meraih predikat mumtaz pada ujian semester gasal tahun pelajaran 2017-2018.

Putri dari bapak Kyai. Enuy Ruyani dan ibu Mamah Muti’ah asal Kp. Lewi Ceuri ini mengungkapkan kebahagian dan kesyukuran yang tak terhingga kepada Allah SWT karena pada semester ini ia berhasil meraih predikat mumtaz dengan rata rata 86,13.

Santri yang juga aktif dibidang kepramukaan tersebut juga mengungkapkan bahwa “ Hasil tidak akan pernah menghianati proses”. Ini adalah awal dari kesuksesan yang ana raih dan sebagai motivasi kedepannya agar lebih sungguh sungguh lagi di dalam belajar.

Ia juga menabahkan bahwa ini adalah hasil kerja keras nya,ia selalu belajar entah itu dirumah maupun disekolah. Dia juga selalu rajin membaca, menghafal, mengulang, serta menanyakan kembali pelajaran pelajaran atau materi materi yang belum difahami.

Dia juga belajar bukan hanya ketika mau ujian saja tapi dihari hari biasapun selalu dan selalu belajar. Karena dengan belajar wawasan kita akan bertambah serta pengetahuan kita akan terus berkembang.

Selain daripada belajar ia juga tak lupa terus berdo’a, memohon dan meminta kepada Allah SWT agar selalu diberikan kesabaran dan kesungguhan dalam belajar, serta diberikan kefahaman didalam memahami pelajaran yang diberikan oleh Asatidz dan ustadzat di pesantren.

Kepada teman teman belajarlah dengan sungguh sungguh, jangan pernah mengeluh, terus membaca, menghafal, mencari, dan mengulang pelajaran. Ingat ketika kita merasakan lelah dan letihnya dalam belajar dengan kata motivasi “Man Jadda Wajada”. InsyaAllah kita akan terus semangat dan semangat didalam belajar.

Semoga dengan presetasi ini orangtua bangga meskipun tidak bisa sepenuhnya membahagiakan beliau beliau, menjadikan ana lebih tawadhu, dan terus belajar dimanapun berada.

(WARDAN/NJalu)

Silaturrahmi Dan Pembagian Raport Santri Non Asrama

Hari ini Senin, 25 Desember 2017, tepatnya diaula kampus 3 Putra Pondok Pesantren Darunnajah 2 Cipining, telah diadakan yaitu silaturrahim dan pembagian raport khusus santri Non asrama.

Acara dimulai pukul 07.00-selesai. Yang dimulai dengan berbagai macam aksi, penampilan, atraksi, dan kolaborasi yang ditunjukan oleh santri santri TMI Non Asrama, Qasidah, Nasyid, Pidato 3 Bahasa, Puisi Berantai, Musikalisasi Puisi, Syarhil, dan silat. Yang tak lupa juga riuh tepuk tangan, sorak semangat dan senyuman manis yang tersirat.

Acarapun berjalan dengan lancar, yang dilanjutkan dengan sambutan sambutan, sambutan yang terlebih dahulu dilantunkan ayat suci Al-Qur’an oleh M. Mukti Santri Kelas 3F TMI, dilanjut sambutan pertama oleh bapak pimpinan Pondok Pesantren darunnajah 2 Cipining KH. Jamhari Abdul Jalal, Lc yang menyampaikan tentang “Wasilah dan manfaat silaturrahim”.

Tak lupa juga Kepala Biro Pendidikan Ust. Ridha Makky, MPd yang menyampaikan sambutannya bahwa sekolah darunnajah berbeda dengan swkolah yang ada diluar, Darunnajah 2 Cipining adalah sekolah yang tidak hanya memikirkan dunia saja akan tetapi akhirat juga.

Selanjutnya adalah pembacaan peringkat oleh Ketua Panitia Ujian 2017-2018 Ust. Fathul Mu’min, S.Pd.I. berikut daftar peringkat semeater gasal tahun ajaran 2017-2018

DAFTAR PERINGKAT KELAS
UJIAN SEMESTER GASAL
MTs, MA, SMP & SMK NON ASRAMA
PONDOK PESANTREN DARUNNAJAH 2 CIPINING CIGUDEG BOGOR
TAHUN AJARAN 2017-2018

Kelas 1J MTs
1.JAINIL FURKON (65,70)
2.MUHAMAD AGUNG RAFLIANDI (65,63)
3.JAJULI (64,22)

Kelas 1K MTs
1.HANIFIYAH ZAHRA PUTRI 1 K MTs (76,46)
2.TRIA SEVTIANI (71,17)
3.LIVIA ABDWI CAHYANI (69,57)

Kelas 2G MTs
1.ARDIAN HENGKY TAMA ZHAMRI PUTRA (80,40)
2.M INDRA SYAHPUTRA (73,49)
3.RACHMAN DIMAS ABIMANYU (73,48)

Kelas 2H MTs
1.IMELDA (77,76)
2.ARDILAH ARNIASIH (77,41)
3.PUSPITA RAMADHANI (72,10)

Kelas 3E MTs
1.RYAN LUKITA (79,88)
2.MUHAMMAD MUKTI (78,40)
3.ULUL ILMI (76,25)

Kelas 3F MTs
1.RATNA AYU NINGSIH (80,63)
2.DINAR RAMANDA AZZAHRA (77,97)
3.SITI AWALIAH (77,80)

Kelas 4F MA
1.NUR HANIFA AZZANI ZAHRA (78,52)
2.NAZLA GHEFIRA MADANIA (77,41)
3.NUR SYAIDAH FEBRIYANI (74,36)

Kelas 5F MA
1.NI`MATUL MUFIDAH (79,60)
2.ADISTY QUROTUL AINI (72,74)
3.PIYA LUSIAWATI (72,69)

Kelas 6F MA
1.ISNA KAMILA LIYANA (85,35)
2.WULANSARI (77,84)
3.NURUL HIDAYAH MUNAWAROH (73,73)

Kelas 1A SMP
1.HAFIDZ AL AYYUBI (77,01)
2.ALDI RESTU CAHYADI (73,33)
3.BAIHAQI RIDHO PAHLEVI (73,31)

Kelas 1B SMP
1.NAZWA HAERINA (71,32)
2.NUR AFNI OKTAFIANI (70,33)
3.DWI REVALIANSYAH (68,75)

Kelas 2A SMP
1.ALIFAH AN NASIKA (73,67)
2.FATIMATUL MEI ZAHRA AULIA (72,84)
3.THORIQ AHMADI (70,95)

Kelas 3A SMP
1.SALSA MARATUSOLIHAH (80,05)
2.NAJWA NAFILA (77,17)
3.SHOFI NURUL AWALIAH (72,69)

Kelas 4A SMK
1.AKBAR ADITIA (76,42)
2.FAISHAL ALIF RYAN K (74,71)
3.NAUFAL FADHILLAH (74,50)

Kelas 4B SMK
1.SITI PADILATUL MUSAROPAH (86,13)
2.ELSA FATMAWATI (81,80)
3.SITI FADILLAH (80,97)

Kelas 5A SMK
1.MUHAMMAD DAFFA FADHILA CAHYADI (82,07)
2.MUHAMAD ABDUL LATIF (75,76)
3.AHMAD GIYAS SURAHMAN (73,97)

Kelas 5B SMK
1.INDRI NUR OKTAVIA (79,42)
2.NUR AIDIAH SYIFA (78,99)
3.DINDA MAGHRISA (75,96)

Kelas 6A SMK
1.AHMAD KHOERUL FALAH (77,15)
2.HILMAN AZIZ MUBAROK (76,87)
3.HAFIDZ MUHAMMAD (76,67)

Kelas 6B SMK
1.TARA ALINA RIZKI (85,27)
2.NUR AMELLIANY ROSADI (81,85)
3.DINDA ANISA RAHMA (78,02)

Acarapun diakhiri dengan do’a dan tashofahan.

Semoga dengan silaturrahim ini mendapatkan keridhoan Allah SWT. Aamiin serta dengan pembagian raport ini dapat terus mengevaluasi pendidikan yang ada di Pondok Pesantren darunnajaah 2 Cipining. Aamiin

(WARDAN/NJalu)

Sabtu, 23 Desember 2017

Alhamdulillah Dapat ilmu baru, Memerah Sapi di Cisantana Kuningan #PPM2017

via IFTTT

Pembagian Raport Madrasah Ibtidaiyah Darunnajah 2 Cipining

Raport punya fungsi yang cukup penting, baik bagi siswa, orang tua, guru maupun wali kelas.

Seperti yang tercantum pada pasal 25 (4) Peraturan Pemerintah Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan menjelaskan bahwa kompetensi lulusan mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Ini berarti bahwa pembelajaran dan penilaian harus mengembangkan kompetensi peserta didik yang berhubungan dengan ranah afektif (sikap), kognitif (pengetahuan), dan psikomotorik (keterampilan).

Raport berfungsi untuk mengetahui kemajuan hasil belajar diri atau perkembangan diri, konsep-konsep atau teori-teori yang belum dikuasai, Memotivasi diri untuk belajar lebih baik lagi, Memperbaiki strategi belajar, atau sebagai acuan untuk evaluasi dimasa yang akan datang.

Tepatnya pada hari Sabtu, 16 Desember 2017 yang bertempat di Aula Kampus 3 Pondok Pesantren Darunnajah 2 Cipining telah dilaksanakaan pembagian raport untuk tingkat Madrasah Ibtidaiyah, tahun ajaran 2017-2018.

Acara berjalan dengan baik dan lancar serta meriah. Yang dipandu langsung oleh Ka. Helmi Mar’ie Muhammad Dan Ka. Daffa Dhiyaul Haq santri Kelas 5 TMI,  Serta diramaikan dengan berbagai penampilan. Diantaranya adalah Koor, drama, masquired, hafalan surat pendek, puisi berantai, musikalisasi puisi, dll. Yang tak lupa diiringi oleh riuh tepuk tangan serta sorak gembira dari tamu yang hadir di acara tersebut.

Tak lupa setelah selesai acara penampilan penampilan dilanjutkan dengan acara sambutan sambutan yang diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dari tim tahfidz santri cilik Darunnajah 2 Cipining, dilanjut dengan sambutan Ka. Biro Pendidikan Ust. Ridha Makky, M.Pd, dan Ust. Nur Fathoni, S.H.I, serta diakhiri dengan do’a oleh Ust. Nur Shodiq Pimpinan Pondok Pesantren An-Nahl Darunnajah 5 sebagai perwakilan dari wali santri.

Berikut juara juara kelas MI Darunnajah 2 Cipining untuk semester gasal tahun Ajaran 2017-2018 :

Kelas 1A

1. Zahra Kamiswara Asal Cipining (90,45)

2. Syahinda Asal Cipining (90,35)

3. Dede Rafa Septian Asal Lewi Ceuri (87,50)

Kelas 1B

1. Faiz Thahir  Asal Depok (92,66)

2. Sayyidah Khadijah Asal Darunnajah (91,55)

3. Kasyafani Natasya Amelia  Asal Cipining (86,30)

Kelas 2A

1. Bilqis Aulia Rahman Asal Nanggung (86,30)

2. Alif Briliyan Sugiharto Asal sinengah (85,50)

3. Bilqis Awalia Putri Asal Nanggung (80,60)

Kelas 2B

1. Ahmad mualiful Amili Asal Darunnajah (87,84)

2. Nadhif Asykar Zarif  Asal Tanggerang (87,22)

3. Salsa Maulidatussani Asal Darunnajah  (85,77)

Kelas 3A

1. Siti Hajar  Asal Darunnajah (84,77)

2. Adinda Cahaya Damayanti  Asal Banar (81,50)

3. Aurel Rusudi Saputra Asal Jakarta (75,82)

Kelas 3B

1. Rahma Nafiah  Asal Cipining (89,77)

2. Septa Tamami Ramadhan  Asal Nanggung (87,77)

3. Melati Aulia Putri Asal Cipining (85,59)

Kelas 4A

1. Amelia Rifani Asal Bolang (75,71)

2. Sri Lesta Sandi Asal Jakarta (73.00)

3. Fahri Nugroho Asal Bolang (72.67)

Kelas 4B

1. Nafla Asal Jakarta (84,53)

2. Faiza Nadya Azmi Asal Jakarta (83,28)

3. Dinda Aqila Zakiatunisa Asal Lebakwangi (83,00)

Kelas 5A

1. Labib Ali Firdaus Asal Darunnajah (91,26)

2. Salsa Aulia Rahman Asal cibungur (90,45)

3. Nur Zakiyatun Anggraeni Asal Cipining (88,07)

Kelas 5B

1. Dhaffa Hanifurridha Asal Darunnajah (91,46)

2. Fasha Alea Abi Muhammad Asal Sukabumi (89,61)

3. Fathimah Lu’lui Sholihah Asal Darunnajah (89,45)

Kelas 6A

1. Andi Salsabilah Andra M Asal Jakarta (86,30)

2. Tiara Asal Pongkor (80,53)

3. Sayidatul Azkya Asal Tanggerang (82,27)

Kelas 6B

1. Ailsa Putri Ayu Asal Bolang (77,88)

2. M. Rizky Aditia asal lewi Ceuri (77,76)

3. Ines Suliana Asal Jasinga (77,53)

Acarapun berjalan dengan baik dan lancar selain dengan do’a dilanjut dengan sesi perfotoan dengan para juara kelas dan tashofahan atau salam salaman antara guru guru Madrasah Ibtidaiyah dengan Wali Santri atau tamu yang hadir pada acara tersebut.

(WARDAN/NJalu)

Mengintip Kegiatan Peserta Praktik Dakwah Dan Pengembangan Masyarakat 2017

Alhamdulillaah puji sykur kehadirat Allah SWT karena berkat limpahan rahmat dan inayaah Nya, segala aktifitas yang dilakukan oleh peserta Praktik Dakwah Dan Pengembaangan Masyarakat 2017 berjalan dengan baik dan lancar.

Hari ini adalah hari ke-5 dimana peserta melakukan dakwah bil hal atau dakwah dengan perbuatan, yang bertempat di Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Untuk tahun ini Praktik Dakwah Dan Pengembangan Masyarakat diikuti oleh 18 kelompok, dengan 10 kelompok putra dan 8 kelompok putri. Dimana ini adalah sebuah sejarah yang biasanya hany diikuti 11 atau 12 kelompok saja.

Berikut pembagian kelompok Praktik Dakwah Dan Pengembaangan Masyarakat 2017 di Kecamatan Ciampea, Bogor :

1.Kelurahan Cibadak ( 4 Kelompok Putri)

2.Kelurahan Bojong Rangkas (4 kelompok putri)

3.Kelurahan Bojong Jengkol (5 Kelompok Putra)

4. Kelurahan Cibanteng(5 Kelompok Putra)

Berbagai macam aktifitas dan kegiatan dilakukan seperti :

1.Jaulah dan silaturahmi kepada tokoh Masyarakat sekitar

2.Berkenalan dengan Anak-anak.

3. Mulai Bergabung dengan kegiatan Remaja Sekitar desa dan Mengikuti Kajian Majlis Ta’lim.

4.Mengikuti dan hadir di acara maulid Nabi.

5.Kegiatan Bakti Sosial (Bergotong royong pembangunan masjid , bersih bersih masjid).

6. Olahraga dan bersih bersih bersama.

7. Mengajar anak anak TPA/TPQ dengan metode Bermain, Cerita, Menyanyi.

8. Latihan silat, nasyid, latihan pidato, Murottal, musik hadroh, musik marawis. Menggambar, mewarnai dan membuat kaligrafi.

9. Membuat hasta karya seperti : membuat bunga dari kertas, dll.

10. Musyaqarah bersama Organisasi setempat : IRMA, Karang Taruna, Remaja Masjid, dll.

11. Menjadi panitia maulid Nabi

12. Mengikuti majlis ta’lim

13. Mengikuti kajian kitab kuning dan Tahsinul Qira’ah di Pesantren Salafy.

14. Ikut serta dalam pembaangunan masjid.

15. Mengadakan berbagai macam perlombaan.

Dan masih baanyak lagi kegiatan yang dilakukan.

Alhamdulillah puji syukur kepada Allah SWT karena respon dan tanggapan dari masyarakat sangat antusias dan aktif didalam menerima dan mengikuti kegiatan kegiatan yang diadakan oleh peserta Praktik Dakwah Dan Pengembangan Masyarakat 2017 (PDPM).

Yang paling unik adalah peserta sampai tidak bisa beristirahat karena masyarakat yang aktif datang dan menemui peserta terutama dari kalangan anak anak yang ingin belajar bersama.

Semoga lelah para peserta Praktik Dakwah Dan Pengembangan Masyarakat 2017 (PDPM) menjadi lillahNya serta senantiasa ada dalam keridhoan Allah SWT.

(WARDAN/NJalu)

Jumat, 22 Desember 2017

Nasihat Dan Etiket Sebelum Perpulangan

Arizki Ihsan Jadi Alumni Terbaik Pendidikan Kader Ulama

Pendidikan Kader ulama (PKU) merupakan upanya Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bogor dalam menyiapkan kader-kader khadimul ummah di masa depan. Tidak hanya diberikan pendalaman terhadap ilmu-ilmu keislaman, para kader juga diberikan ilmu-ilmu pendukung lainya supaya mereka menjadi ulama yang siap berkiprah ditengah masyarakat

Program ini bertujuan untuk mewujudkan kader ulama yang menguasai ilmu agama Islam dan ilmu-ilmu penunjang lainya sebagai latar wawasan keilmuan, terwujudnya kader ulama yang memahami dan tanggap terhadap masalah ummat, negara dan bangsa sebagai latar wawasan kepemimpinan, serta terwujudnya kader ulama yang berakhlakul karimah, tafaqquh fiddin dan iqamatuddin sebagai latar wawasan juang

Program ini adalah program beasiswa Non Gelar yang di adakan oleh MUI Kabupaten Bogor dalam waktu  6 bulan dengan fasilitas sebagai berikut: 1. Perkuliahan Gratis dengan para dosen ahli dari dalam dan luar negeri 2. Buku dan Materi perkuliahan, 3. Uang saku bulanan, 4. Jas MUI, 5. Tas, buku dan ATK, 6, Penginapan, snack dan makan

 

Tahun 2017 ini adalah Pendidikan Kader Ulama angkatan ke XI dengan mengambil tema “Creating Ulama With The Global Insight”. Hal ini dikarenakan perkembangan teknologi yang tidak bisa dihindari, dengan harapan agar para ulama mampu menyesuaikan dakwahnya dengan era digital saat ini.

Tanggal 07 Mei 2017 Arizki Ihsan mengikuti seleksi Pendidikan Kader Ulama MUI Kabupaten Bogor dengan beberapa tes yang sangat ketat, diantara  materi tes yaitu: 1. tes tulis dengan berbagai disiplin ilmu (aqidah, fiqih, tafsir, hadits, bahasa Arab, bahasa Inggris, bahasa Indonesia, wawasan kebangsaan, Matematika dan Psokologi), 2. Tes lisan, a. Tentang Al-Qur’an dan Hadits, b. Qiroatul Kutub dan Bahasa Arab, c. Wawasan Kebangsaan dan Motivasi, d. Wawancara Khusus.

Dari 138 orang dari berbagai utusan ormas Islam, MUI-MUI kecamatan dan pesantren-pesantren, dinas dan lembaga lainnya yang ada di kabupaten Bogor  terseleksi 50 orang yang lolos dan bisa mengikuti perkuliah.

Dalam sistem perkuliahan di PKU ada dua bagian yaitu on campus (kuliah dalam kelas) dan off campus (yaitu kegiatan perkuliahan di luar kelas sebagai pengganti perkuliahan di dalam kelas), waktu off campus yaitu empat kali pertemuan atau kurang lebih sebulan. Kegiatan pada saat off campus diantaranya yaitu: A Temu Tokoh. Pada angkatan ini ada beberapa tokoh Nasional maupun Lokal yang mereka temui dan menimba ilmu dari Prof Dr. K.H. Didin Hafidhuddin, MS. (Guru Besar IPB, Ketua Umum BKsPPI, Pengurus MUI Pusat, Direktur Paskasarjana UIKA Bogor), Dr. Hamdan Zoelva, S.H, MH (Mantan Ketua MK), Ustadz Wasto, S.Hut (Ketua Komisi 4 DPDR Kabupaten Bogor), K.H. Ahmad Raodl Bahar (Ketua Dewan Penasehat Az-Zikra) K.H. Arifin Ilham (Tokoh Agama). B. MUI Goes To School, yaitu pogram Pemberian Materi Keislaman ke berbagai Sekolah yang ada di Bogor, Khususnya materi tentang Membentengi Aqidah & Akhlak Pelajar Dari Radikalisme, Terorisme Dan Aliran Sesat. MUI Goes To Majlis Ta’lim, hampir sama dengan MUI Goes To School hanya saja targetnya lebih ke Ibu-Ibu Pengajian. D. Bersih-bersih Kampung E. Berkunjung dan Tadabur ke Situs bersejarah yang ada di Kab.Bogor (ALDEPOS Tenjolaya).

Sedangkan kegiatan pada saat On Campus adalah kuliah dalam ruang kelas dimulai dari pukul 09.00 sd 22.00, namun bedanya adalah setiap mata kuliah yang telah dipelajari wajib untuk diresume dan diserahkan dalam pertemuan berikutnya kepada panitia. Tidak hanya itu,para peserta  setiap minggu juga  diwajibkan membuat tulisan refleksi dan dikumpulkan kepada panitia. Kemudian tugas hasil resume dan refleksi wajib dipublikasikan ke Blog yang telah dibuat. Tugas lainnya adalah resensi buku, publikasi Web dan Chanel Youtube (tugas kelompok), serta Tugas hafalan. Setiap peserta diwajibkan menghafal sejumlah Qowaid Ushuliyyah dan Qowaid Fiqhiyyah yang disetorkan kepada panitia setiap minggunya. Luar biasa, penuh dengan tugas.

Selama perkuliahan berlangsung tentunya banyak sekali ilmu-ilmu yang diperlajari, diatanya adalah, ulumul hadits, ulumul fiqh, qawaid fiqhiyyah, qawaid ushuliyyah,  ilmu tauhid, wawasan kebangsaan, politik, SG, FGD, Islamic Digital Library,/Maktabah Syamilah, ilmu da’wah, almodis dan aliran menyimpang, sejarah islam, ilmu falak, masail fiqhiyah, tafsir tematik, ilmu tasawuf modern, web design development, ilmu faroid, studi hadits, studi fiqih, bahsul masail.

Alhamdulillah pada 21 Desember 2017 ini adalah hari haru dan bahagia bagi para peserta PKU angkatan XI karena bisa lulus dan diwisuda tentunya dengan perjuangan yang luar biasa. Arizki Ihsan yang notabene alumni Pondok pesantren Darunnajah 2 Cipining Bogor yang baru saja menyelesaikan S2 Manajemen Pendidikan Islam UIKA Bogor terpilih dan ternilai  sebagai Mahasiswa Terbaik II dengan predikat Cum Laude dan juga diberikan penghargaan sebagai The Best Reflection’s Writer at Pendidikan Kader Ulama IX Bogor Districts.

 

Pemuda sholeh asal Cigudeg Bogor Barat tersebut berbagi Kiat suksesnya: Disiplin dalam segala hal (berpakaian, tepat waktu dalam perkuliahan, tepat waktu dalam mengumpulkan tugas, tepat waktu dalam menyelesaikan tugas hafalan, aktif dan banyak membaca)

Berikut adalah curriculum vitae Arizki Ihsan

PERSONAL IDENTITY

Name                           : Arizqi Ihsan Pratama

Place, date of Birth     : Bogor, June 2nd 1992

Address                       : Kp. Cigudeg, RT. 003 RW. 002 Desa Cigudeg Kecamatan Cigudeg

                                      Kode Pos. 16660 Kabupaten Bogor Provinsi Jawa Barat Indonesia

Email                           : abel_17advance@yahoo.co.id

Blog                            : Orangindonesiaasli.blogspot.com

EDUCATION EXPERIENCES

Formal Education:

  • 1997-1998 TK Al-Qur’an Tunas Karya Cigudeg Bogor
  • 1998-2004 SDN Cigudeg 05 Bogor
  • 2000-2003 Madrasah Diniyah Nurul Amal Cigudeg Bogor
  • 2004-2007 Madrasah Tsanawiyah Darunnajah 2 Cipining Bogor
  • 2007-2010 Madrasah Aliyah Darunnajah 2 Cipining Bogor
  • 2010-2014 S1 Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Ibu Khaldun Bogor
  • 2015-2017 S2 Manajemen Pendidikan Islam Universitas Ibn Khaldun Bogor

Informal Education:

  • 2004-2010 Pondok Pesantren Darunnajah 2 Cipining Bogor
  • 2012-2017 Pondok Pesantren Mahasiswa dan Sarjana Ulil Albab UIKA Bogor
  • 2017       Pendidikan Kader Ulama Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Bogor

ORGANIZATION EXPERIENCES

  • 2007-2008 Bagian Keamanan Organisasi Santri Darunnajah Cipining (OSDC)
  • 2008-2009 Andalan Koordinator Urusan Latihan Pramuka Darunnajah Cipining
  • 2010-2011Kaderisasi Lembaga Da’wah Kampus (LDK) Al-Intisyar UIKA Bogor
  • 2010-2011 Kaderisasi Asisten Kajian Islam (ASKI) UIKA Bogor
  • 2010-2012 Bendahara (Juang) UKM Pramuka UIKA Bogor
  • 2011-2012 Ketua Umum Asisten Kajian Islam (ASKI) UIKA Bogor
  • 2012-2013 Anggota Komisi C Dewan Perwakilan Mahasiswa FKIP UIKA Bogor
  • 2012-2014 Sekretaris (Krani) UKM Pramuka UIKA Bogor
  • 2013-2014 Supervisor Divisi Syiar Asisten Kajian Islam (ASKI) UIKA Bogor
  • 2013-2014 Kaderisasi Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI)
  • 2013-2014 Menteri Seni Budaya dan Olahraga Badan Eksekutif Mahasiswa UIKA
  • 2015-2016 Bagian Humas Lembaga Swadaya Masyarakat Pakuan Pajajaran
  • 2016- sekarang Anggota International Motivator Association of Indonesia (IMAS)
  • 2016-2017 Ketua Relawan Divisi Pelatihan DPU Daarut Tauhiid Bogor
  • 2017- sekarang Ketua Umum Gerakan Sahabat Memberi (GSM)

JOB EXPERIENCES

  • 2012-sekarang Trainer Creative Motivation
  • 2013-2014 Pembina Pramuka SDN Situ Pete Kota Bogor
  • 2013-2014 Pembina Pramuka SMP Bosowa Bina Insani Kota Bogor
  • 2013-2014 Pembina Pramuka SMP YAPIS Kota Bogor
  • 2013-sekarang Pembina Pramuka MTs. Al-Arafah
  • 2015-2016 Pembina Pramuka SDIT AT-TAUFIK
  • 2016-2017 Pembina Pramuka SMK Pakuan Pajajaran
  • 2016-2017 Pembina Pramuka SMK Farmasi Galenium
  • 2013-2016 Divisi Ekonomi LAZ DPU Daarut Tauhiid Bogor
  • 2016-sekarang Divisi Pendidikan LAZ DPU Daarut Tauhiid Bogor
  • 2013-2014 Tutor Bahasa Inggris E-Learning Centre
  • 2012-2015 Tutor Bahasa Inggris ASSYC
  • 2014-sekarang Pelatih Pencak Silat MTs. Al-Arafah
  • 2013- sekarang Guru Bahasa Inggris MTs. Al-Arafah
  • 2016-sekarang Guru Bahasa Inggris SMK Pakuan Pajajaran

ACHIEVEMENT

  • 2007 Peserta Terbaik Kursus Instruktur Muda (KIM) 2007
  • 2009 Juara II Turnamen Pencak Silat se-Pondok Pesantren Darunnajah
  • 2011 Juara III Lomba KULTUM Aktivis Da’wah Kampus UIKA Bogor
  • 2012 Juara I Lomba Menulis Cerita Pendek Aktivis Da’wah Kampus UIKA Bogor
  • 2014 Juara I Lomba Menulis Cerita Pendek Aktivis Da’wah Kampus UIKA Bogor
  • 2017 The Best Reflection’s Writer at Pendidikan Kader Ulama MUI Kab. Bogor
  • 2017 Mahasiswa Terbaik II Program Pendidikan Kader Ulama MUI Kab. Bogor

 

FAVORITE QUOTATION

“Jadilah seperti pohon, ketika mereka melemparimu dengan batu, tetapi engkau balas dengan buah”.

edited and uploaded by mr. mim