Tampilkan postingan dengan label June 29. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label June 29. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 29 Juni 2019

Pimpinan Forum Pesantren Alumni Gontor (FPA-G) diterima oleh Gubernur Akmil

Pimpinan Forum Pesantren Alumni Gontor (FPA-G) diterima oleh Gubernur Akmil, Mayjen Dudung Abdurachman, S.E., MM, di kampus Akademi Militer, Magelang, Jumat siang (28/6).

Rombongan FPA-G terdiri dari KH. Dr. Sofwan Manaf, M.Si dan KH. Dr. M. Tata Taufik, MA selaku Para Ketua FPA-G, KH. Anang Rikza Masyhadi, MA selaku Sekjen dan KH. Anizar Masyhadi selaku Ketua Bidang Kerjasama Antar Lembaga dan Luar Negeri FPA-G, dan H. Wagianto.

Rombongan tiba di Akmil sebelum Jumatan, dan diterima hangat oleh Mayjen Dudung. Beliau lalu mempersilahkan kepada KH. Anang Rikza Masyhadi, MA untuk bertindak sebagai khotib dan imam Jumat di Masjid Akmil.

Dalam khutbahnya yang berdurasi sekitar 15 menit, Pimpinan Pondok Modern Tazakka itu di hadapan seluruh pejabat dan Taruna Akmil mengutip sebuah Hadis Rasulullah yang diriwayatkan oleh Imam Turmudzi.

“Bahwa ada dua jenis mata yang tidak akan disentuh oleh api neraka selamanya, yaitu mata yang menangis karena takut dan penuh harap kepada Allah; dan mata yang selalu terjaga dalam menjaga negerinya di jalan Allah” ujar kandidat doktor Linguistik Arab dari Suez Canal University Mesir itu.

“Seluruh jamaah yang ada di depan saya saat ini, dan juga para prajurit TNI di seluruh Indonesia yang matanya selalu terjaga menjalankan tugas pokoknya menjaga kedaulatan negara, adalah jenis mata yang insyaAllah kelak tidak akan disentuh oleh api neraka” imbuhnya disambut ucapan “amien” oleh sekitar 1000 jamaah.

Dengan demikian, lanjut Kiai Anang, TNI berperan dan berfungsi menciptakan rasa aman pada masyarakat. “Kita semua merasa aman dan nyaman karena kedaulatan negeri kita terjaga dengan baik oleh TNI, dan dalam Al-Quran Allah menyatakan tentang keharusan “memberi rasa aman kepada orang yang ketakutan”; “wa aamanahum min khouuf” pungkasnya.

Rombongan FPA-G lalu diajak keliling kampus Akmil yang asri dan rindang itu, dan dijamu makan bersama dengan Gubernur Akmil, para perwira tinggi dan menengah serta ribuan taruna Akmil. “Makan saja taruna sangat disiplin, ini cocok sekali Akmil sebagai pendidikan mencetak pemimpin masa depan, mindsetnya adalah pemimpin” kesan Kiai Tata.

Rombongan FPA-G juga diajak menonton parade dan pertunjukan marching band Taruna Akmil. Kemudian setelah itu diterima Gubernur Akmil di ruang kerjanya.

Mayjen Dudung menyampaikan bahwa sebelum ada TNI, para kiai dan santri pesantren yang berjuang memerdekakan negeri ini. Maka, TNI dan pesantren punya komitmen yang sama dan solid dalam menjaga kedaulatan Indonesia, ujar mantan Waaster Kasad itu.

Ia menyambut baik gagasan yang disampaikan oleh Kiai Anang dan Kiai Tata bahwa lulusan pesantren muadalah agar menjadi perhatian bisa meneruskan jenjang pendidikan lanjutannya di Akmil.

Gubernur Akmil mempersilahkan dan mengapresiasi gagasan FPA-G tentang rencana kerjasama positif dan konstruktif dalam rangka membangun nilai-nilai kebangsaan dan sinergitas TNI dengan masyarakat khususnya pesantren.

Pembekalan Guru Baru Gelombang Ke-2 di Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta Oleh : K.H Mahrus Amin

Kedatangan Santriwati Di Pondok Pesantren Darunnajah

Welcome Home, santri!
Tak terasa libur telah usai,
Pondok tercinta menanti kedatangan para santri yang bersemangat menuntut ilmuNya. Mulai sejak pagi, pondok diramaikan dengan rombongan keluarga dari setiap santri. Berikut dengan koper-koper,dan tas-tas jinjing yang menggambarkan semangat keikhlasan mereka menghabiskan hari di pondok ini.

Tepat pukul 10.00 WIB stand-stand costume house telah siap menerima kedatangan santri, serta memeriksa barang bawaannya di depan masing-masing asrama yang dijaga langsung oleh Penanggung Jawab Rayon dari Organisasi Santri Darunnajah (OSDN). Selain itu santri juga diwajibkan membawa tanaman hias atau buku-buku bacaan untuk diwakafkan kepada pondok.

Lalu pada pukul 15.30 WIB dilanjutkan dengan pembagian rapot kenaikan kelas yang bertempat di gedung rektorat khusus Aliyah dan gedung olahraga khusus Tsanawiyah.
Seluruh wali kelas membagikan rapot serta melaporkan evaluasi setiap santri kepada wali santri dengan seksama.
Sebaliknya, wali santri pun mendengarkan nya dengan antusias.
Pembagian rapot ini berlangsung hingga pukul 18.00, lalu untuk kegiatan khusus santri dilanjutkan pada pukul 21.00 WIB.
Mereka berkumpul di masjid jami’ Darunnajah lantai 2 untuk mendengarkan nasihat serta taujihat dari Bagian Pengasuhan. Kumpul ini bertujuan untuk menambah semangat santri dalam beribadah dan menuntut ilmu, sekaligus ucapan selamat datang setelah libur Idul Fitri.

Setelah menerima taujihat dari  Bagian Pengasuhan, santri kembali ke asrama masing-masing untuk merapihkan kamar dan akan diabsen langsung oleh musyrifah kamar, kemudian beristirahat.

“Tahun ajaran baru, Kisah baru, Semangat baru”

Suasana Kedatangan Santriwati Tahun Ajaran 2019/2020

(Hwatihera99/WARDAN)

Jumat, 28 Juni 2019

Selamat Datang Kepada Santri Baru ”Semoga Ananda Bentah, Sukses Barokah!”

Selamat datang kepada santri baru tahun ajaran 2019-2010 di Pondok Pesantren Darunnajah 2 Cipining.

Selamat Datang Santri Baru

Selamat Datang Santri Baru

”Semoga Ananda Bentah, Sukses Barokah!” Begitulah kalimat khusus yang ditulis oleh Ka. Biro Pengasuhan Santri Ustadz Mukhlisin, S.H.I disetiap baliho yang terpasang di gerbang masuk pesantren.

Harapannya adalah, ketika kalimat tersebut dipasang serta dibaca oleh setiap pengunjung pesantren, maka akan menjadi do’a yang sangat ampuh, agar para santri bisa cepat betah dan merasa nyaman untuk berjuang di pesantren.

Kedatangan Santri Putri

Kedatangan Santri Putri

Setiap datang santri baru, berarti tambah anggota baru yang turut bertanggung jawab terhadap kelangsungan hidup pesantren tersebut.

Maka dari itu di sini mereka dilatih mengurus sendiri, mencuci sendiri, menertibkan kamar dan alat-alatnya sendiri.

Pendidikan di pesantren akan dilakukan 24 jam, mulai dari bangun hingga tidur lagi, begitu seterusnya.

Jadi jelaslah bahwa Pondok Pesantren ialah tempat para pelajar menuntut ilmu agama yang sehari-harinya hidup bersama kyai dan guru-guru.

Mereka dibina agar kelak menjadi manusia yang mengerti dan mengamalkan ajaran-ajaran agama serta menyebarkan kepada masyarakat.

Setiap santri yang dididik minimal mampu mengamalkan ilmunya untuk dirinya dan keluarganya. Diharapkan dari pesantren akan lahir ulama-ulama ahli agama yang menjadi tempat bertanya bagi masyarakat. Ulama-ulama yang mampu memberikan fatwa tentang masalah-masalah yang dihadapi masyarakat pada masanya.

Maka dari itu santri tidak cukup hanya belajar selama enam tahun saja. Tapi harus bertahun-tahun.

Pondok Pesantren mempunyai misi untuk mengadakan pengkaderan umat untuk menjadi pemuka agama yang menjadi panutan masyarakat dalam kehidupan Islam. (WARDAN/Mbafer)

 

 

Apel Disiplin Awal Tahun

 

Apel Disiplin Awal Tahun

Apel disiplin awal tahun ajaran 20192020 dilaksanakan pagi ini pukul 07.00 dilapangan Pesantren Putri Al-Manshur Darunnajah 3.

Apel Disiplin Awal Tahun 2019-2020

Apel pagi ini bertujuan untuk mengawali kegiatan pembelajaran di Pesantren, dengan sambutan dari salah satu ust yang memotifasi santri agar lebih semangat lagi dalam belajar.

Usai sambutan, apel tersebut ditutup dan dilanjutkan dengan halal bihalal antara ust, usth dan santri, saling berjabat tangan dan tegur sapa.

Halal Bi Halal Keluarga Besar Pondok Pesantren Darunnajah Pusat dan Cabang

(PH&PD/Muti)