Tampilkan postingan dengan label February 02. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label February 02. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 02 Februari 2019

Malam Literasi Santri

Literasi adalah hal yang tak akan pernah lepas dari kehidupan. Hari ini (1/02/2019) mahasiswa/i universitas darussalam gontor, beberapa santri dari berbagai pesantren dan tamu undangan lainya hadir di acara malam literasi santri.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh jago (jurnalis alumni gontor) dan didukung oleh berbagai media mainstream maupun online. Malam literasi santri dibuka untuk umum, kegiatan ini digelar sebagai bentuk terimakasih para alumni gontor kepada guru literasi mereka selama menjadi santri dan juga untuk memompa semangat penulis dan jurnalis untuk terus turun ke dunia tulis menulis.

Adapun kegiatan dilaksanakan di audiotarium UNNIDA, dari pukul 07.00 WIB hingga 23.00 WIB. acara berlangsung meriah karena diisi oleh pembicara-pembicara terkemuka yang juga alumni gontor.

Acara dibuka dengan lantunan ayat suci Al-qur’an, dilanjutkan dengan menyanyikan Indonesia raya dan hymne oh pondokku.

Untuk sesi pertama ust. Husein sanusi selaku moderator pada kegiatan tersebut adalah editor di media mainstream tribun news.

Memandu para pemateri diantaranya ialah : Prof. Dr. Habib Chirzin dengan tema pembelajaran literasi gontor dan pengaruhnya di dunia akademik, kemudian dilanjutkan dengan Dr. Hamid Fahmy Zarkasyi selaku wakil rektor UNNIDA membahas mengenai literasi untuk pengembangan pemikiran islami.

“Pengetahuan mengenai jurnalistik dan media harus diajarkan kepada santri, agar mereka bisa mewarnai media dengan hal yang baik.” Ucap KH. Anang Rizka selaku pimpinan pondok pesantren modern Tazakka, dilanjutkan dengan Pak M. Kurdi yaitu Pemred regional newspaper kompas gramedia, yang menjelaskan bagaimana hubungan media dengan pondok pesantren gontor.

Acara dilanjut pada pukul 14.00 setelah audience melaksanakan shalat jum’at. Dewi yuhana Pemred malang post berdiri sebagai moderator.

Adapun yang menjadi pemateri adalah para alumni gontor yang sudah berkecimpung di dunia literasi mereka ialah : Elizabeth Diana selaku staf kementrian luar negeri RI, Wiyanto selaku Suud co-author “trimurti”, Lukman Arifin selaku CEO dan pemilik Rene Book, AN Ubaedi selaku penulis buku mengenai soft skills dan psikologi, Iskandar Zurlkarnaen selaku pemilik Pabrik konten dan yang membangun Kompasiana, Hariq Wibawa selaku pengamat media sosial dan direktur eksekutif Komunikonten, dan yang terakhir oleh akbar zainudin selaku penulis buku man jadda wa jada.

Aktifis dan juga cendekiawan muda yang banyak menulis mengenai keagamaan dan kenegaraan Yudi Latief Ph.d pun ikut serta dalam mengisi materi pada sesi terakhir di malam hari.

” malam literasi ini harus diadakan pada tahun berikutnya, dan harus lebih spektakuler karena mengingat literasi sangat penting sekali di zaman kita.” Tutur rektor UNNIDA pada penutupan acara.

Ujian Praktik Mengajar Menggunakan Bahasa Arab

Created by : Muhammad Hafiz

STAIDA: Evaluasi Semester Ganjil dan Sosialisasi Semester Genap 2018-2019

Kunjungan Santriwati Tsurayya Darunnajah 4 Ke Darunnajah 2 Cipining.

( 24 /01/2019 ) Di Pagi Hari yang Mendung di Bumi Tsurayya. Sejumlah 6 Orang Santri sudah bersiap  dengan seragam andalan batiknya berkumpul didepan rayon Kampus 2 Tsurayya. Hari itu mereka ingin bersiap-siap berangkat kunjungan ke Darunnajah 2 Cipining bermaksud untuk menyambung Silaturahmi dan Study Banding.

Kunjungan ini bertepatan pada hari Rabu 23Januari 2019 dengan jumlah pesertanya terdiri dari 2  santri putri disertai 2 pembimbing.

Tujuan dari kunjungan ini adalah ingin mengetahui tentang kepengasuhan di Pondok Pesantren Darunnajah 2 Cipining , ingin memperkenalkan sistem Pendidikan Pesantren yang ada di Darunnajah 2 Cipining.

Kegiatan Ini berlangsung selama 4 hari. Para Santriwati ini diajak untuk mengikuti semua rangkaian kegiatan sehari-hari Santri Putri Darunnajah 2 Cipining. Berikut kegiatan-kegiatan yang diikuti oleh Santriwati Darunnajah 4

1. Pramuka 

Kebetulan sekali mereka datang di hari Rabu. Hari dimana Santriwati Darunnajah 2 Cipining mengadakan latihan pramuka. Para santriwati ini mengikuti Pramuka dengan bersama menerima materi bahkan ikut yel-yel bersama.

2. Mengunjungi Santri Bakery 

Mereka juga dilibatkan langsung untuk belajar membuat bagaimana Roti itu diproduksi . Dari mulai adonan itu dibuat, dipanggang, dan di bungkus untuk siap dikonsumsi. Bahkan mereka juga mencicipi roti buatan mereka sendiri.

3.Memanah

Terlihat para santriwati Tsurayya sedang belajar memanah di lapangan basket Kampus 1 Darunnajah 2. Mereka sangat berkonsentrasi mendengar arahan yang langsung dibimbing oleh Ust.Ali Fauzi.

Hal ini akan menhadi pengalaman baru bagi mereka mengingat disana belum ada ekstrakulikuler memanah.

4. Belajar menanam tanaman hidroponik.

Kemudian belajar menanam tanaman hidroponik. Ini juga menjadi pengalaman baru dan sangat berguna bagi mereka. Tanaman hidroponik tidak membutuhkan lahan banyak dan sangat mudah dibuat.

Kali ini mereka diberi penjelasan oleh Ustad Prasda yang sudah ahli mengolah tanaman hidroponik ini. Sangat menarik sekali penjelasan yang dipaparkan oleh beliau. Menjadi oleh2 bagi mereka yang mungkin akan membuat tanaman hodroponik dipesantrennya.

5.Membantu masak di Dapur 

Sebagai wanita memang seharusnya bisa masak bukan? Jika di Pesantren Darunnajah 2 Cipining piket dapur dalam rangka membantu sekaligus belajar memasak itu hanya ada di kelas 5 TMI.Kali ini, santriwati Darunnajah 4 merasakannya di kelas 1 Tsanawiyah. ekslusif hanya mereka. Keren kan?

Dan banyak sekali kegiatan-kegiatan yamg menarik yang duikuti oleh Santriwati Tsurayya selama 4 Hari. Semoga menjadi manfaat.

 

(AJR)