Tampilkan postingan dengan label 2018 at 10:01PM. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 2018 at 10:01PM. Tampilkan semua postingan

Senin, 17 Desember 2018

Kegiatan Ujian Semester di Pondok Pesantren An Nahl Darunnajah 5

Pondok Pesantren An Nahl Darunnajah 5 – 17 Desember 2018. Kegiatan ujian tengah semester dan akhir semester mungkin sudah tidak asing lagi yang di adakan di sebuah lembaga, Begitu juga di pondok pesantren yang sedikit berbeda dari segi praktrek dan pelajaran yang berbeda adalah seperti praktek ujian lisan bahasa arab, inggris dan lain-lainnya.

Begitu juga dari segi waktu yang biasanya ujian hanya 1 minggu di lembaga lain namun di pondok pesantren An nahl Darunnajah 5 menjadi 3 minggu salah satunya yaitu 1 minggu praktek ujian lisan arab inggris dan ibadah amaliyyah. 2 minggu berikutnya adalah ujian tulis yang terdapat 24 pelajaran. Walapun jangka ujian mereka terlampau lama tapi tetap semangat untuk menjalani aktivitas ujian.

begitupun dari segi ibadah, Merekapun tidak pernah ketinggalan shalat dhuha di waktu istirahat ujian, Puasa sunah senin – kamis dan semangat dalam belajar . Biasanya di Darunnajah 5 mempunyai motto yaitu ujian untuk belajar bukan belajar untuk ujian.

Sahabat Pena : Muhammad Hafiz

Minggu, 04 November 2018

JANGAN PERNAH MENOLAK YANG MAU BELAJAR!

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarokatuh

Dorongan utama untuk mendirikan pondok pesantren cabang
Ini tak lain adalah semangat pengabdian kepada allah swt dan kesadaran yang dalam akan tanggungjawab terhadab terhadap pendidikan umat .ungkapan dari sang wakif dan sekaligus pendiri darunnajah, k.h. abdul manaf, menjadi tonggak yang harus ditegakkan
‘’KALiAN DOSA! Para mubaligh di masyarakat menganjurkan agar umat
Islam menyekolahkan anak anak mereka kepesantren,sementara mereka yang mendaftarkan ke pesantren itu kamu tolak.kamu dosa! Cari solusinya supaya mereka bisa belajar di pesantren Darunnajah ini”.

Ya, menolak calon santri adalah hal yang sangat dihindari oleh jajaran pengasuh dan pengasuh pondok.mereka yang telah datang dari berbagai daerah dengan kesadaran ,ketulusan dan keikhlasan untuk belajar,mengaji dan mendalami ilmu ilmu agama tidaklah pantas untuk ditolak.proses seleksi tetap di jalankan melalui berbagai tes.semua calon santri mendapatkan kesempatan yang sama untuk mengikutinya.hasil tes diumumkan secara terbuka.bagi yang lulus tersedia tempat di pondok,bagi yang tidak lulus,diberi pilihan untuk belajar di pesantren cabang atau mencari tempat lain sesuai

keinginannya jadi,sikap Darunnajah jelas,tidak ada penolakan bagi calon santri untuk belajar.selain itu,kehadiran pondok pesantren cabang Darunnajah juga merupakan perwujudan dari kesadaran dan semangat syi’ar dan dakwah islam.pondokl pesantren , bila sudah mampu , tidak pantas di tempatnya layaknya menara gading . pesantren juga harus berani mendeka t ke masyarakat . mendatangi ,mengajak, merangkul, dan membina masyarakat dalam radiuas yang lebih mudah dijangkau mereka.di sini, semangat “jangan menolak yangmau belajar” sudah meninggkat menjadi semangat merangkul dan membina . itulah yang dilakukan oleh darunnajah

Roadmap [peta jalan ] dari Allah swt

Apakah sejak awal darunnajah sudah membuat perencanaan atau pemetaan dimana saja pondok pesantren cabang itu akn didirikan? Jawaban pasti nya adalah: tidak . dalam bahasa awam mungkin ungkapannya adalah semua terjadi dengan sendirinya.ada tangan yang tak terlihat yang menuntun para pengasuh dan pengurus pesantren untuk datang.

Dikutip dari buku “Melangkah Meluaskan Ladang Ibadah Sejarah Pondok Pesantrem Darunnajah Cabang” Karangan Dr. K.H. Sofwan Manaf

Semoga bermanfaat.(dn13/ghofur)

Rabu, 10 Oktober 2018

8 Cara Agar Kita Bisa Selalu Istiqamah di Jalan Allah

Bagaimana Cara Istiqamah?

Di antara perkara yang banyak ditanyakan masyarakat kepada ulama, para penuntut ilmu syar’i, dan para da’i adalah tentang masalah istiqamah (meniti jalan yang lurus), dan perkara-perkara yang dapat membantu seseorang untuk dapat tetap tegar meniti jalan Allah yang lurus (As-Shiratul Mustaqim). Sesungguhnya pembahasan istiqamah adalah pembahasan yang sangat penting, dan ajaran yang agung, layak bagi setiap muslim dan muslimah untuk memperhatikannya dengan perhatian yang besar. Allah Ta’ala berfirman,

إِنَّ الَّذِينَ قَالُوا رَبُّنَا اللَّهُ ثُمَّ اسْتَقَامُوا تَتَنَزَّلُ عَلَيْهِمُ الْمَلَائِكَةُ أَلَّا تَخَافُوا وَلَا تَحْزَنُوا وَأَبْشِرُوا بِالْجَنَّةِ الَّتِي كُنْتُمْ تُوعَدُونَ. نَحْنُ أَوْلِيَاؤُكُمْ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَفِي الْآخِرَةِ ۖ وَلَكُمْ فِيهَا مَا تَشْتَهِي أَنْفُسُكُمْ وَلَكُمْ فِيهَا مَا تَدَّعُونَ. نُزُلًا مِنْ غَفُورٍ رَحِيمٍ.

Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan, ‘Tuhan kami adalah Allah.’ Kemudian mereka istiqamah, maka malaikat akan turun kepada mereka dengan mengatakan, ‘Janganlah kalian takut dan janganlah merasa sedih, dan bergembiralah dengan surga yang telah dijanjikan Allah kepada kalian. Kami adalah pelindung-pelindung kalian dalam kehidupan dunia dan akhirat, di dalamnya kalian memperoleh apa yang kalian inginkan dan memperoleh (pula) di dalamnya apa yang kalian minta. Sebagai hidangan (bagi kalian) dari Tuhan Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang” (Q.S. Fushshilat: 30-32).

dengan meniti jalan Allah Ta’ala yang lurus, membuahkan akibat yang baik dan buah manis berupa kebahagiaan di dunia dan akhirat, keberuntungan yang hakiki, dan kebaikan seluruh urusan seorang hamba. Maka selayaknyalah seseorang yang menginginkan kebahagiaan, keselamatan, dan kebaikan di dunia dan akherat memperhatikan masalah ini dengan sungguh-sungguh, baik dengan mempelajarinya, mengamalkan tuntutannya, maupun menjaga agar tetap istiqamah sampai meninggal dunia, dengan terus menerus hati bersandar kepada Allah Ta’ala semata.

8 cara itu terdiri dari :

  1. Istiqamah adalah anugerah dari Allah Ta’ala.
  2. Hakikat istiqamah adalah meniti jalan yang lurus (Islam).
  3. Dasar istiqamah adalah keistiqamahan hati.
  4. Istiqamah yang tertuntut adalah sesuai Sunnah, apabila tidak mampu, maka mendekatinya.
  5. Istiqamah terkait dengan ucapan, perbuatan, dan niat.
  6. Istiqamah tidak terwujud kecuali dengan ikhlas karena Allah, dan dengan pertolongan Allah, serta sesuai dengan perintah Allah.
  7. Seorang hamba, meski bagaimanapun ketinggian tingkat istiqamahnya, maka ia tidak boleh bersandar kepada amalnya.
  8. Buah istiqamah di dunia adalah istiqamah di atas jembatan (Ash-Shiroth) pada hari kiamat.