Tampilkan postingan dengan label 2018 at 09:35PM. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 2018 at 09:35PM. Tampilkan semua postingan

Senin, 26 November 2018

Pentingnya menjaga lisan

 

Kalian pasti pernah mendengar peribahasa yang mengatakan bahwa “lidah lebih tajam daripada pedang”. Ya, hal itu memang benar. Allah SWT memberikan karunia lisan kepada manusia untuk berbicara. Tentu saja karunia tersebut amat luar biasa. Namun sayangnya, banyak dari kita yang sulit mengendalikan lisan.

Saudariku, berhati-hatilah terhadap lisan karena sebuah ucapan bisa menjerumuskan kita ke dalam api neraka. Apabila kita tidak mengetahui sebuah perkara dengan pasti, sebaiknya kita diam saja. Dan janganlah kita mengucapkan perkataan yang menyakiti hati orang lain, sekalipun itu hanya candaan. Sebab di akhirat kelak, segala apa yang kita ucapkan dengan lisan pasti akan dimintai pertanggung jawaban.

Allah Ta’ala berfirman: “Tiada satu ucapanpun yang diucapkannya melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir.” (QS Qaf: 18).

Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya.” (QS. Al-Isra: 36)

Rasullulah shallallaahu ‘alaihi wa sallam juga memperingatkan manusia agar tak banyak bicara, kecuali berbicara untuk hal-hal yang penting, bermanfaat ataupun untuk mengingat Allah SWT.

“Janganlah kamu sekalian memperbanyak bicara selain berzikir kepada Allah; sesungguhnya memperbanyak perkataan tanpa zikir kepada Allah akan mengeraskan hari, dan sejauh-jauh manusia adalah yang hatinya keras.” (HR. Tirmidzi).

 “Siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia mengatakan yang baik atau diam.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Imam Al-Syafi‘i menjelaskan pula:“Apabila seseorang ingin berbicara, hendaklah berpikir dulu. Bila jelas maslahatnya maka berbicaralah, dan jika dia ragu maka janganlah dia berbicara hingga nampak maslahatnya.”

Nah, berikut ini beberapa keutamaan menjaga lisan dalam islam yang harus diketahui. Simak terus ya!

  1. Memiliki kedudukan tinggi sebagai muslim

Keutamaan menjaga lisan yang pertama yakni menjadikan kita sebagai seorang muslim yang berkedudukan tinggi di mata Allah Ta’ala. Dengan menjaga lisan kita akan terhindar dari perkataan-perkataan dosa yang bisa berujung pada dosa.

Suatu hari Rasulullah Saw. ditanya, “Siapakah Muslim yang paling utama?” Beliau menjawab,“Orang yang bisa menjaga lisan dan tangannya dari berbuat buruk kepada orang lain.” (HR. Bukhari).

  1. Dijanjikan surga

Orang-orang yang mampu menjaga lisannya dari ucapan buruk dan tidak berguna juga dijanjikan surga oleh Allah SWT. Sebagaimana dijelaskan dalam suatu hadist:

Dari Sahl bin Sa’ad ra., Rasulullah Muhammad saw bersabda: “Barangsiapa yang dapat memberikan jaminan kepadaku tentang kebaikannya apa yang ada di antara kedua tulang rahangnya – yakni mulut atau lidah – serta antara kedua kakinya – yakni kemaluannya, maka saya memberikan jaminan syurga untuknya.” (HR. Al-Bukhari)

Yuu kawan mari menjaga lisan!

(LISAN/rifdaa)

Jumat, 02 November 2018

Apa itu Muhadhoroh?? Yuk,kita Muhadhoroh

Muhadhoroh?Apa yang ada di benak kalian ketika mendengar kata Muhadhoroh? Bagi santri,mungkin tidaklah asing mendengar kata muhadhoroh.Muhadhoroh adalah kegiatan rutinitas yang sering dilakukan santri pada hari-hari tertentu,Muhadhoroh lebih cenderung seperti pidato menggunakan bahasa,seperti bahasa arab,bahasa indonesia,bahasa inggris.

Apa kelebihan dari muhadhoroh?

1.belajar lebih berani untuk berdiri di depan umum

2.melatih mental dan kelancaran berbicara saat di depan umum.

3.melatih kemampuan diri.

4.melatih bahasa yang digunakan saat muhadhoroh

Selain itu,ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, seperti penampilan saat muhadhoroh harus rapih dan bersih.masih banyak lagi kelebihan nya.Jadi,muhadhoroh itu penting untuk melatih kemampuan diri dan bahasa kita.Yuk,ikuti muhadhoroh dengan rajin dan semangat.(NoV77)