Tampilkan postingan dengan label October 23. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label October 23. Tampilkan semua postingan

Selasa, 23 Oktober 2018

Deliberate Practice, Kunci Menjadi Jago Dalam Satu Hal

Deliberate Practice adalah latihan yang dirancang dengan tujuan yang jelas dan spesifik, terfokus meninggalkan zona nyaman dan menerima feedback atau umpan balik yang rutin.

Manusia bisa menjadi jago atau ahli dalam suatu bidang karena cara otak mereka merespon terhadap latihan.
Para atlet, musisi maupun ilmuwan melakukan Deliberate Practice bertahun-tahun untuk menjadi superior seperti sekarang ini.

Deliberate Practice tidak hanya sekedar latihan biasa, tapi latihan dengan cara yang benar. Karena tidak semua latihan dapat membuat sesekrang menjadi ahli atau jago dalam satu bidang.

Contohnya, ketika santriwati mengerjakan soal matematika.Jika mereka hanya mengerjakan soal campuran, itu hanya menambah pengalaman mereka. Yang signifikan adalah ketika Try Out, Disana bisa terlihat kelemahan santriwati dalam bidang apa.

5 Hal yang harus dilakukan untuk Deliberate Practice

1. Motivasi Yang Kuat
Motivasi sangat berpengaruh dalam diri seseorang. Dalam Deliberate Practice ini dibutuhkan waktu jangka lama. Jadi, motivasi yang kuat sangatlah dibutuhkan agar tidak berhenti ditengah jalan.

2. Tentukan Target Yang Ingin Dicapai
Latihan dalam Deliberate Practice didesain secara khusus untuk meningkatkan kemampuan. Kalian Harus menentukan target yang akan dicapai.

3. Konsentrasi
Adalah satu hal yang penting dalam metode ini agar tidak terfokuskan dalam banyak hal. Oleh karena itu, ketika sedang belajar lupakan masalah dan semua gadgetmu.

4. Evaluasi atau Feedback
Ini Komponen yang sangat penting, kalian harus menemukan kesalahan-kesalahn, lalu memperbaikinya.

5. Istiqomah
Deliberate Practive tidak hanya sekedar mebgulang ulang. ia membutuhkan fokus, komitemen dan usaha dan ketahanan mental yang kuat.

(Adm dn 9) Raihanah

Obat GEGANA(Gelisah,Galau,Merana)!

Lagi Gegana, gelisah , galau , merana? Jangan khawatir, obat yang paling ampuh. Alquran yang berisi ayat-ayat yang menenangkan dan menyemangati. Makna kandungan lima ayat berikut ini dapat menenangkan dan membuat kita lebih dekat kepada Allah SWT. 

1. QS.Al-Ra’d: 28

Ketika seseorang sedang dilanda masalah yang membuat hatinya tidak tenang dan menjadi tidak bersemangat dalam menjalanu kehidupan, maka bacalah Al-Qur’an Surah Al-Ra’d ayat 28. Dengan membaca ayat ini, akan membuat hati kita menjdi tenang karena mengingat-Nya. Allah SWT berfirman yang artinya:

“Yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.” (QS: Al Ra`d:28).

2. QS.Al-Zalzalah: 7-8

Banyak orang yang menyepelekan amalan-amalan kecil, padahal sebenarnya di dalam Islam semua perbuatan itu akan diperhitungkan walaupun sebutir atom.

” Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrah pun, niscaya Dia akan melihat (balasan)nya. dan Barangsiapa yang mengerjakan kejahatan sebesar dzarrahpun, niscaya Dia akan melihat (balasan)nya pula.” (QS. Al Zalzalah: 7-8)

3. QS.Hud: 119

Ketika seorang mungkin menyadari bahwa ia diciptakan atas dasar rahmat dan kasih sayang dari Allah SWT, maka akan menimbulkan kesadaran dalam hidupnya.

“Kecuali orang-orang yang diberi rahmat oleh Tuhanmu. dan untuk Itulah Allah menciptakan mereka” (QS. Hud: 119)

Orang-orang yang demikian ini mengetahui bahwa Allah Maha Bijaksana dan Maha Mengetahui. Selain itu, mereka juga sadar bahwa Allah tidak menciptakan satu makhlukpun dengan sia-sia. Hal inilah yang membuat pandangan hidupnya senantiasa menjadi positif. 

4. QS.Al-Fajr: 14

“Sesungguhnya Tuhanmu benar-benar mengawasi.” (QS. Al Fajr: 14)

Orang yang mengetahui bahwa Allah SWT senantiasa akan mengawasi segala perbuatannya tidak akan berprilaku aniaya kepada sesama ataupun dirinya sendiri yang menimbulkan ketidaktenangan dalam hidupnya. 

5. QS. Al-Fajr: 17

“Sedang kehidupan akhirat adalah lebih baik dan lebih kekal.” (QS. Al Fajr: 17)

 

3 Buah yang Memiliki Manfaat untuk Kesehatan tubuh

Pondok Pesantren An Nahl – Sangat banyak sekali orang-orang yang menyukai buah-buahan mau itu dikonsumsi langsung maupun di jadikan jus yang segar. Mungkin banyak yang menyukai  buah-buahan karene Buah adalah sumber serat, vitamin, dan mineral, juga punya rasa yang segar. Kita butuh makan buah yang beragam setiap harinya, agar semakin banyak zat gizi yang kita konsumsi.

Yuk kita baca dengan seksama apa aja sih buah-buahan yang memiliki manfaat bagi kesehatan !!!

  1. Buah apel, Membantu untuk menurunkan berat badan

Apel adalah salah satu buah yang mempunyai serat yang banyak jadi bisa membuat kita kenyang lebih lama guys .

2. Nanas, Nanas itu sangat membantu untuk meredakan peradangan

Tak hanya enak buah nanas juga mempunyai zat antiradang sehingga cocok banget tuh guys untuk kita-kita yang sedang radang .

3. Buah Mangga, Manfaatnya yaitu mendorong sistem imun

kandungan vitamin C-nya yang tinggi juga membuat mangga diunggulkan sebagai salah satu buah yang bisa meningkatkan kekebalan tubuh.

Nah kita sudah tahukan akan manfaatnya, Yuk mulai sekarang kita mulai hidup sehat dengan memakan buah-buaha secara rutin

Create by : Muhammad hafiz firmanda

Pentingnya Peraturan Dalam Suatu Organisasi.

9 Adab dan Etika Santri

9 Alasan Kenapa Kita Harus Menjadi Seorang Santri

Santri secara umum adalah sebutan bagi seseorang yang mengikuti pendidikan agama Islam di pesantren, biasanya menetap di tempat tersebut hingga pendidikannya selesai.Menurut bahasa, istilah santri berasal dari bahasa Sanskerta, “shastri” yang memiliki akar kata yang sama dengan kata sastra yang berarti kitab suci, agama dan pengetahuan. Ada pula yang mengatakan berasal dari kata cantrik yang berarti para pembantu begawan atau resi. Seorang cantrik diberi upah berupa ilmu pengetahuan oleh begawan atau resi tersebut.

Kenapa kita harus jadi seorang santri, ada 9 alasan mengapa orang tua dan kita ingin menjadi seorang santri

1., Menjadi “qurrotu a’yunin” penyejuk mata hati dan “lilmusttaqiina imaama” imam diantara hamba hamba Allah yang bertaqwa.

2. “Waratsatul Anbiya” Generasi Robbani, penerus perjuangan Rasulullah, inilah generasi umat terbaik dunia akhirat.

3. Terhindar dan selamat dari lingkungan kurang baik, “biah hasanah” lingkungan yang baik sangat mempengaruhi pikiran dan tingkah laku anak anak kita.

4. Menjadi lebih mandiri, dewasa dan terlatih.

5. Kecerdasan sosial tumbuh, rendah hati, belas kasih, saling sayang, saling hormat, saling melayani, kuat sekali rasa ukhuwahnya.

6. Para gurunya bukan hanya mengajarkan ilmu tetapi juga akhlak keteladanan karena bersama dalam satu pesantren.

7. Full aktifitas 24 jam dalam pendidikan islami yang teratur dan terarah dg tujuan sangat jelas Visi Misinya.

8. Insya Allah selamat dunia akhirat karena kesholehannya dan menuntun orang tuanya agar selamat dunia akhirat pula.

9. Sungguh inilah warisan terbaik yang sangat membahagiakan orang tua di dunia apalagi di akhirat. “Waladun sholehun yad ‘u lahu” anak sholeh yang selalu mendoakan ke dua orangtuanya karena kesholehan.

Pelepasan Peserta Social and Cultural Visit Malaysia – Singapura Siswa SD Islam Darunnajah Jakarta

Senin, 22 Oktober 2018 sebanyak 22 siswa siswi SD Islam Darunnajah mengikuti kegiatan social and cultural visit Malaysia Singapura selama 5 hari. Sebelum keberangkatan para siswa dilepas oleh kepala sekolah Ibu Nur Amalia, S.H.I di halaman sekolah.

Dalam sambutanya ibu kepala sekolah menekankan kepada para peserta (Social and Cultural Visit) SCV untuk selalu menjaga kesehatan dan sopan santun selama mengikuti kegiatan ini di luar negari. Ini merupakan kegaitan pertama kali yang dilaksanakan SD Islam Darunnajah dengan melibatkan puluhan siswa ke luar negeri.

Selalu waspada, ikuti segala peraturan dan arahan dari para pembimbing, dan tentunya selesaikan apa yang menjadi tugas utama dalam kegiatan ini. Semoga kegiatan ini dapat terlaksana dengan lancar sesuai dengan rundown yang telah dibuat.

Selamat Jalan, semoga menambah pengalaman dan kemandirian anak-anak ketika jauh dari orang tua./awaludin ahmad

Keistimewaan Kajian Said Nursi Hari Ini Utusan Darunnajah Bersama Proffesor dan Doktor dari Bangladesh

Pelaksanaan KMD Ke 32 Putra & Putri Di Darunnajah 14

Santri kelas 5 TMI dari seluruh darunnajah pusat dan cabang melaksanakan KMD ke 32 yang dilaksankan mulai tanggal 21 s/d 26 Oktober 2018 di Pondok Pesantren Darunnajah 14.

Pada pelaksanaan KMD kali ini jumlah seluruh peserta adalah

Jumlah peserta Kursus Mahir Tingkat Dasar tahun 2018 secara keseluruhan berjumlah.
a. Putra : 247 Peserta
b. Putri : 338 Peserta

Jumlah keseluruhan 585 Peserta Putra dan Putri.

 

Antusias Santri Kelas Lima TMI Darunnajah Ikuti Kursus Mahir Dasar

Senin, 22 Oktober 2018

Jangan Sembarangan ! Membaca Al Qur’an Ada Etikanya

Assalamualaikum warahmatullahi wabarokaatuh

Pondok Pesantren Tahfizh Al Qur’an Rabiul Qulub merupakan pondok pesantren cabang ke 13 dari yayasan Darunnajah Ulujami Jakarta Selatan pondok. Pesantren ini bertempat di Desa Cidokom Kabupaten Bogor Barat dan pada bulan ini baru saja menginjakkan usianya yang ke 10 bulan.

Pondok pesantren ini lebih memprioritaskan pada hafalan Al-Qur’an dan keilmuan keilmuan yang lainnya yang masih berkaitan dengan Al Qur’an. Tidak hanya sekedar menghafal sekedar membaca tetapi para santri lebih ditekankan lagi tentang etika membaca Alquran dan mengamalkannya. Karena yang dibaca adalah firman Allah bukan koran juga bukan perkataan makhluk. Terlebih lagi pada saat Ramadan tiba intensitas para santri berinteraksi dengan Alquran sangat tinggi

Berikut beberapa etika penting yang perlu diperhatikan ketika membaca Al Qur’an :

1- Hendaklah yang membaca Al-Qur’an berniat ikhlas, mengharapkan ridha Allah, bukan berniat ingin cari dunia atau cari pujian.

2- Disunnahkan membaca Al-Qur’an dalam keadaan mulut yang bersih. Bau mulut tersebut bisa dibersihkan dengan siwak atau bahan semisalnya.

3- Disunnahkan membaca Al-Qur’an dalam keadaan suci. Namun jika membacanya dalam keadaan berhadats dibolehkan berdasarkan kesepatakan para ulama.

 

عَنْ أَبِى بَكْرِ بْنِ مُحَمَّدِ بْنِ عَمْرِو بْنِ حَزْمٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ جَدِّهِ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- كَتَبَ إِلَى أَهْلِ الْيَمَنِ كِتَابًا فَكَانَ فِيهِ لاَ يَمَسُّ الْقُرْآنَ إِلاَّ طَاهِرٌ

 

Dari Abu Bakr bin Muhammad bin ‘Amr bin Hazm dari ayahnya dari kakeknya, sesungguhnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah menulis surat untuk penduduk Yaman yang isinya, “Tidak boleh menyentuh Al-Qur’an melainkan orang yang suci”. (HR. Daruquthni no. 449. Hadits ini dinilai shahih oleh Syaikh Al-Albani dalam Al-Irwa’ no. 122).

4- Mengambil tempat yang bersih untuk membaca Al-Qur’an. Oleh karena itu, para ulama sangat anjurkan membaca Al-Qur’an di masjid. Di samping masjid adalah tempat yang bersih dan dimuliakan, juga ketika itu dapat meraih fadhilah i’tikaf.

Imam Nawawi rahimahullah menyatakan, “Hendaklah setiap orang yang duduk di masjid berniat i’tikaf baik untuk waktu yang lama atau hanya sesaat. Bahkan sudah sepatutnya sejak masuk masjid tersebut sudah berniat untuk i’tikaf. Adab seperti ini sudah sepatutnya diperhatikan dan disebarkan, apalagi pada anak-anak dan orang awam (yang belum paham). Karena mengamalkan seperti itu sudah semakin langka.” (At-Tibyan, hlm. 83).

5- Menghadap kiblat ketika membaca Al-Qur’an. Duduk ketika itu dalam keadaan sakinah dan penuh ketenangan.

6- Memulai membaca Al-Qur’an dengan membaca ta’awudz. Bacaan ta’awudz menurut jumhur (mayoritas ulama) adalah “a’udzu billahi minasy syaithonir rajiim”. Membaca ta’awudz ini dihukumi sunnah, bukan wajib.

Perintah untuk membaca ta’awudz di sini disebutkan dalam ayat,

فَإِذَا قَرَأْتَ الْقُرْآَنَ فَاسْتَعِذْ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

“Apabila kamu membaca Al Quran hendaklah kamu meminta perlindungan kepada Allah dari syaitan yang terkutuk.” (QS. An-Nahl: 98)

7- Membaca “bismillahir rahmanir rahim” di setiap awal surat selain surat Bara’ah (surat At-Taubah).

Catatan: Memulai pertengahan surat cukup dengan ta’awudz tanpa bismillahir rahmanir rahim.

8- Hendaknya ketika membaca Al-Qur’an dalam keadaan khusyu’ dan berusaha untuk mentadabbur (merenungkan) setiap ayat yang dibaca.

Perintah untuk mentadabburi Al-Qur’an disebutkan dalam ayat,

أَفَلَا يَتَدَبَّرُونَ الْقُرْآَنَ أَمْ عَلَى قُلُوبٍ أَقْفَالُهَا

“Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al Quran ataukah hati mereka terkunci?” (QS. Muhammad: 24)

كِتَابٌ أَنْزَلْنَاهُ إِلَيْكَ مُبَارَكٌ لِيَدَّبَّرُوا آَيَاتِهِ وَلِيَتَذَكَّرَ أُولُو الْأَلْبَابِ

“Ini adalah sebuah kitab yang Kami turunkan kepadamu penuh dengan berkah supaya mereka memperhatikan ayat-ayatnya dan supaya mendapat pelajaran orang-orang yang mempunyai pikiran.” (QS. Shaad: 29)

Mari kita amalakan bersama-sama. Semoga bermanfaat. (dn13/ghofur)

Puncak Tema Bagi Siswa Paud & RA Darunnajah Cipining

Spektakuler! Penampilan Santri Kelas Akhir dalam PG 626

Persiapan Malam Panggung gembira 626

Ketua Organisasi Santri Darunnajah Tahun 2018 -2019

Aktifitas Santri Daunnajah di Hari Libur

Kepala BPS Sambut Baik Hari Santri Nasional