Tampilkan postingan dengan label November 23. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label November 23. Tampilkan semua postingan

Jumat, 23 November 2018

Penutupan Ujian Tahfizh Semester 1

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Alhamdulillahirobbilalamin Masya Allah La haula wala quwwata illa Billah. Bersyukur atas segala nikmat Allah dan tadabur atas segala kekuasaannya. Pondok pesantren Tahfizh Al Qur’an Rabiul Qulub Darunnajah 13, baru saja menyelenggarakan ujian Tahfizh untuk semester 1. Santri putra putri sangatlah antusias menghadapi ujian tersebut.

Ujian yang diselenggarakan pada tanggal 17 November sampai 22 November 2018 berlangsung secara bertahap selama 6 hari.

Penilaian ujian yang pertama kali diambil dari bacaan per juz dari jumlah hafalan yang telah di hafal. Tidak hanya kelancaran baca, tetapi tajwid dan makhroj pun termasuk dalam penilaian

Penilaian yang kedua diambil dari ujian lanjut ayat yang mengambil sistem sepeefi musabaqah hifdzil Quran MHQ. Penilaian yang ketiga diambil dari ujian Imla Al Qur’an

Kamis 22 November 2018 pukul 11.30, Al Ustadz Abdullah Ghofur Hakim selaku ketua Tahfidz sekaligus panitia ujian. Memberikan sedikit evaluasi selama berjalannya ujian dan juga beberapa patah kata yang dimaksudkan untuk kembali mendongkrak semangat para santri untuk menghafal Al Qur’an

Salah satu hal yang disampaikan pada penutupan ujian adalah ” Dekatlah kalian dengan Al Quran secara Qiraatan Tilawatan Amalan dan hifzhan ”

Semoga bermanfaat.(dn13/ghofur)

Mengapa Seorang Muslim Harus Menghafal Al-quran?

9 Kebaikan Yang Akan Di Dapat Jika Kita Melaksanakan Solat Dhuha

Kamis, 22 November 2018

Persiapan Menuju Ujian Akhir Semester Ganjil.

Jum’at,23 November 2018.

Pondok pesantren putri al-manshur darunnajah 3,tidak lama lagi akan melaksanakan ujian akhir semester. Ujian akhir semester ini di ikuti oleh para santriwati dari kelas 1TMI hingga kelas 5 TMI. Ujian akhir semester (UAS) bagi kelas akhir TMI telah di laksanakan sekitar dua minggu yang lalu.Menjelang ter laksanakan nya ujian para santriwati terbilang sibuk untuk memperdalam ilmu-ilmu yang telah di berikan oleh para ustadz/ustadzah dan tertulis dalam bukunya masing-masing.Ekstrakulikuler pun telah di tutup,lantas waktu luang mereka lebih banyak untuk belajar,belajar,dan belajar. Ujian akhir semester (UAS) ini terdiri dari dua ujian,yaitu:                                                                                                             1.Ujian lisan.                                                                                                                 2.Ujian tulis.

Setelah kedua ujian ini usai di laksanakan maka para santriwati akan melaksanakan etiket dan di lanjutkan dengan perpulangan pondok.                                    Selamat melaksanakan ujian dengan baik dan ber jihad.

Pemuda Muslim Di Era Millenial Harus Tahu Siapa Jati Dirinya

Agar tidak menjadi orang tersesat, seperti di zaman saat ini, sebagai Muslim harus menerapkan dua hal penting. Pertama adalah penyembahan. Penyembahan merupakan sebuah kewajiban yang dijalankan umat Islam sesuai dengan rukun iman dan rukun Islam. Penyembahan ini terkait dengan hal ibadah. Seperti menjalankan shalat lima waktu, puasa, zakat dan ibadah lainnya.

Elemen kedua adalah penghambaan Illah. Artinya, setiap Muslim sudah seharusnya tidak meng-Illahkan selain Allah. Jika kita tidak menuhankan Allah, maka kita akan meng-Illahkan selain Allah, bahkan meng-Illahkan diri sendiri, yakni hawa nafsu kita.

Inilah yang menjadi penyebab generasi milineal menjadi terdistraksi. Sehingga sebagai Muslim pada generasi millineal, dia mengatakan, sudah seharusnya dapat mengenali diri sendiri.

Hijrah merupakan bahian dari refleksi logis keimanan. Mengenal dirinya sendiri dan kembali meyakinkan diri untuk mengingat Allah sebagai Tuhannya.

Muslim millineal tidak perlu menghabiskan banyak waktu untuk melakukan banyak kesalahan, cukuplah kesalahan yang diperbuat menjadi pelajaran generasi muda saat ini.

Hijrah tidak bisa sendiri, menjadi Muslim yang lebih baik harus dilakukan bersama-sama. Carilah komunitas atau teman-teman yang lebih banyak mendatangkan kebaikan.

Proses hijrah ini harus dilakukan keras ke dalam dan lembut keluar. Artinya, untuk berubah ke arah lebih baik, konsisten untuk menjalankan Islam harus lebih kuat setiap harinya. Berbeda ketika berdakwah atau mengajak orang lain untuk berhijrah ke arah lebih baik maka harus dengan lemah lembut.