Sudah siapkah anda untuk memberikan senyuman terindah dalam acara yang super meriah ini?
Halal Bi Halal 2019
Keluarga Besar Pesantren Darunnajah 2 Cipining telah memberikan banyak sekali cerita untuk dituliskan dalam sejarah pesantren.
Entah seberapa besar lika-liku yang telah mereka hadapi bersama. Kekuatan Ukhuwah Islamiyah yang terjalin sejak pondok didirikan membuat para pejuang menjadi semakin kuat.
Salah satu cara untuk terus memperkuatan ikatan tersebut adalah dengan menggelar acara besar yaitu Halal Bi Halal Keluarga Besar Darunnajah 2 Cipining Tahun 2019.
Acara tersebut akan dilaksankan esok Jum’at, 21 Juni 2019 di Aula Kampus 3 Putra.
Bukan hanya sekedar temu kangen setelah libur panjang, tetapi lebih dari itu.
Menyatukan persepsi, niat, ide, kebahagiaan, saling memaafkan antara satu dengan yang lain dan masih banyak lagi.
Panitia penyelenggara dengan gigih menyiapkan segala kebutuhan demi mensukseskan acara tersebut.
Juara Foto Terunik 2018
Banyak hal yang menarik, salah satunya adalah lomba foto terunik. Untuk itu, panitia akan mengerahkan seluruh fotografer pesantren untuk terjun berburu foto unik dan menarik dalam acara tersebut.
Bagaimanakah suasana kecerian Halal Bi Halal 2019?
Untuk para pembaca yang budiman, nantikan laporan kami selanjutnya. (WARDAN/Mbafer)
Kamis, 20 Juni 2019 suasana Aula Kampus Cikarang Baru sudah mulai ramai berdatangan para dewan guru untuk menghadiri Rapat Evaluasi Tahunan. Sekira 154 orang guru telah hadir memenuhi aula.
Tepat pukul 08.30 WIB Rapat dimulai dan dipandu oleh Ust. Agus Fikri selaku pembawa acara. Dilanjutkan dengan lantunan ayat suci Al Qur an Surah Al Insyirah oleh Ust. Muhajir Aziz.
Acara selanjutnya adalah sambutan dari Pimpinan Pesantren KH. Jamhari Abdul Jalal, Lc.
Point penting yang beliau sampaikan adalah sebagai berikut :
Dalam rapat evaluasi ini sampaikanlah kritikan dengan baik dan jangan lupa tawarkan solusi terbaiknya.
Bentuk kembali bagian atau biro khusus yang menangani pengembangan prestasi santri. Semakin banyak jumlah santri, maka semakin besar peluang prestasinya.
Tingkatkan manajemen Tahfidz agar santri tahfidz kita benar-benar berkualitas serta mutqin hafalannya.
TU Keuangan harus bekerja keras. Cari terobosan baru, jalin kerja sama agar pengelolaannya semakin baik, tidak ada bon gantung.
Biro Pengkaderan agar beri perhatian serius kepada anak-anak guru dan karyawan. Bina kesungguhannya, keikhlasannya, mentalitasnya dan ilmiahnya agar kelak menjadi kader yang unggul baik ketika ditugaskan di Darunnajah Cipining maupun di lembaga lain.
Sekretaris Pesantren agar tuntaskan pemasangan tulisan-tulisan pada zona yang sudah ditentukan.
Semua guru harus peduli terhadap lingkungan. Bila mendapati ada kerusakan-kerusakan maka segera laporkan kepada Biro Rumah Tangga agar segera ditangani.
Bagian K4 harus terus tingkatkan kebersihan pondok. Jalin kerja sama dengan para Kepala Sekolah dan Kepala Asrama untuk membersihkan coretan-coretan.
Usai sambutan, acara dilanjutkan dengan pembacaan do’a dipimpin langsung Pak Kiai.
Beberapa saat kemudian dimanfaatkan untuk istirahat. Tepat pukul 09.45 WIB acara kembali dilanjutkan. Sesi kali ini adalah laporan dari masing-masing kepala biro dipandu oleh Ust. AA. Khusaeni, S. Pd. M.Ag.
Laporan diawali oleh Biro Pendidikan (Ust. Ridha Makky), dilanjut Biro Pengasuhan (Ust. Muhlisin), Biro Keuangan (Ust. Muddatsir), Biro Rumah Tangga (Ust. Munif Rahman), Biro Humas dan Dakwah (Ust. Husnul Mubarok), Biro Usaha (Ust. Trimo), Biro Pengkaderan (Ust. Rosichin), Biro SDM dan STAIDA (Ust. Musthafa Zhahir).
Usai laporan dari 8 Biro, dilanjutkan dengan ISHOMA.
Sesi berikutnya adalah Sidang Komisi. Membahas masukan dan kritikan serta solusi atas permasalahan yang disampaikan para guru via Google Form maupun tulisan manual. Sudah terbagi Komisi A, B dan C masing-masing beranggotakan kurang lebih 60 orang guru.
Sesi akhir adalah Sidang Paripurna, yaitu penyampaian solusi dari semua komisi.
Besar harapan semoga pada tahun mendatang Pesantren Darunnajah Cipining semakin jaya. Amiin. (IG/WARDAN)
Untuk meningkatkan kualitas dan standarisasi guru, Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta mengadakan In House Training (IHT) yang dimulai pada Kamis, 20Juni 2019 dan diikuti hampir 421 guru.
Perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan tak terelakkan, setiap lini kehidupan saat ini tak luput dari pemanfaatan teknologi terbaru dan arus informasi yang begitu deras perlu disaring dan disikapi secara bijak agar kemajuan zaman saat ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin terutama untuk pendidikan.
Bagi guru yang tidak mau mengikuti perkembamgan zaman dalam ilmu pengetahuan dan teknologi maka ia akan tertinggal dan tergilas oleh pesatnya kemajuan. Guru yang terus belajar dan meningkatkan kemampuanya dalam segala hal, maka sesungguhnya ia sedang menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman dimana kemajuan teknologi dan pengetahuan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk dunia pendidikan khususnya lingkungan pesantren, terang KH. Mustofa Hadi Chirzin selaku ketua Yayasan Darunnajah dalam sambutannya.
Pimpinan Darunnajah, DR. Sofwan Manaf, M.Si mengatakan bahwa pelatihan bagi guru atau In House Training (IHT) di awal tahun pelajaran merupakan kegiatan sunnah pesantren yang ketiga dilaksanakan saat ini. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kualitas dan standarisasi guru di bawah yayasan Darunnajah.
Peningkatan kualitas dan standarisasi guru merupakan keharusan, dimana saat ini Darunnajah sudah menjadi role model atau menjadi tontonan dan tuntunan dalam aspek pengelolaan pendidikan bagi pesantren cabang dan pesantren lainnya.
Sehari sebelumnya, para kepala sekolah dan pimpinan lembaga di lingkungan Yayasan Darunnajah yang berjumlah 56 orang telah mengadakan In House Training dengan menggundang narasumber pakar pendidikan Prof. DR. H.E. Mulyasa, M. Pd. dengan tema “Peningkatan Kualitas Kepala Sekolah”.
Materi In House Training hari pertama adalah metode Baca Tulis Al Qur’an (BTQ) yang diisi oleh Al Ustadz Muhyidin, M. Ag. /Awaludin Ahmad