Tampilkan postingan dengan label 2018 at 04:24PM. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 2018 at 04:24PM. Tampilkan semua postingan

Selasa, 20 November 2018

Hati-hati! penyakit ini sering menyerang anak remaja

Menjadi pribadi yang lemah dan rawan jangkit penyakit, tidak produktif.

Selain faktor keturunan, penyakit menyerang mereka di usia muda karena buruknya gaya hidup dewasa ini. Seperti pola makan tak teratur, merokok, konsumsi alkohol, kurang istirahat hingga tak pernah olahraga, hanya serentetan penyebab penyakit menjangkit tubuh manusia. Bila sudah begini, bersiaplah bisa jadi kematian akan mengincar di usia dini.

Berikut ini penyakit sering diidap anak di usia muda seperti dilansir nhc.uk:

1. kolesterol dan Asam Urat

Kolesterol dan asam urat, bisa menjadi pemicu penyakit-penyakit berat, seperti stroke dan jantung. Sebuah penelitian dalam jurnal Annals of Internal Medicine dari Universitas California telah membuktikan bahwa anak muda di usia 20an, cukup rentan akan kolesterol tinggi.

Kolesterol tinggi dan asam urat yang menimpa usia muda, biasanya dikaitkan dengan obesitas walaupun tidak selalu terjadi. Jika remaja obesitas, kemungkinan besar mereka akan terkena kolesterol juga. Meski demikian, kolesterol tinggi dapat terjadi dalam keadaan lain.

Menjaga konsumsi makanan dan melakukan gaya hidup sehat adalah solusinya. Namun, jika sudah terlanjur terjadi, meminum obat penurun kolesterol sangat disarankan sebagai langkah awal. Jika kadar kolesterol Anda tetap tinggi, segera temui ahli gizi untuk melakukan diet rendah kolesterol.

2. Gangguan pernapasan

Penyakit pernapasan mencakup berbagai kondisi. Mulai dari kondisi asma biasa, hingga sampai ke paru obstruktif kronis (PPOK). Sebagian besar kasus gangguan pernapasan, atau sekitar 85 persen, karena terlalu banyak merokok. Sisanya, dipicu oleh paparan asap, bahan kimia dan debu di tempat kerja atau, sangat jarang, karena kecenderungan genetik langka.

3. Penyakit hati

Penyakit hati mengalami peningkatan sebesar 20 persen selama satu dekade terakhir. Penyakit ini berkembang diam-diam dan banyak orang tidak tahu dan menyadari kerusakan hati yang dialaminya, hingga akhirnya terlambat.

Tiga penyebab utama penyakit hati karena peminum berat, obesitas dan virus hepatitis (radang hati). Lebih dari sepertiga pria dan lebih dari seperempat wanita mengalami kerusakan hati dengan penyebab utamanya adalah asupan alkohol.

4. Kanker

Menurut Cancer Research UK, gaya hidup tidak sehat adalah akar penyebab dari sekitar sepertiga masyarakat di belahan dunia mengidap kanker. Meskipun ada lebih dari 200 jenis, namun kanker di paru-paru, payudara, prostat dan usus paling sering menyerang mereka di usia muda.

Merokok adalah penyebab dari hampir semua kanker paru-paru. Pola makan yang buruk dikaitkan dengan kanker usus, dan kanker pankreas. Sementara, minum alkohol disebut sebagai cikal bakal kanker payudara.

Meski demikian, ada harapan hidup buat mereka penderita kanker selama mengubah gaya hidupnya menjadi lebih sehat. Selain itu, untuk mencegah banyak kasus kanker, inisiatif kesehatan publik seperti vaksinasi dan skrining diharapkan bisa menekan lahirnya kasus kanker.

5. Penyakit jantung

Para ahli mengatakan, kebanyakan kasus kematian dini akibat penyakit jantung, sebenarnya dapat dicegah. Merokok, kelebihan berat badan, tekanan darah tinggi, kolesterol, peminum berat dan kurangnya aktivitas fisik merupakan faktor utama penyebab timbulnya penyakit jantung.

Untuk mengurangi risiko serangan jantung, cobalah melakukan banyak latihan olah tubuh. Terutama latihan aerobik seperti berjalan, berenang dan bersepeda juga mengatur pola makan. Kelebihan berat badan, dapat menambah beban pada jantung Anda.

6. Stroke

The Stroke Association melansir pertumbuhan penyakit stroke di inggris. Data mereka menyebut, ada 150.000 orang mengalami stroke setiap tahun di Inggris.sesungguhnya penyakit ini bisa dicegah jika lebih banyak orang menyadari gejala dan mencari perawatan darurat.

Menurut British Heart Foundation, tekanan darah tinggi merupakan penyebab utama dari stroke. Hampir satu dari tiga orang di Inggris memiliki tekanan darah tinggi dan hampir setengah dari mereka tidak menerima pengobatan untuk kondisi tersebut.

Jumat, 26 Oktober 2018

Cara Cepat Agar Kita Kaya Ala Generasi Millenial

Siapa yang tidak kenal dengan sebutan millenials? Sebutan ini sudah menempel pada anak-anak muda zaman sekarang.

Beberapa pakar mencoba memahami karakter generasi millennial yang disebut berbeda dari generasi lainnya. Salah satu cap yang melekat pada generasi ini adalah boros dan tidak pandai mengelola keuangan. Benarkah?

Ada dua jenis millenial. Pertama adalah yang menghemat banyak. Kelompok ini hanya satu dari enam millenial (usia 23-37). Kelompok ini memiliki tabungan US$100.000 atau lebih dalam rekening mereka.

Kelompok kedua, millennial yang tidak memiliki tabungan yang banyak. Tahun lalu, ada 67 persen dari millennials muda (usia 18-24) yang memiliki tabungan kurang dari US$1.000 dalam rekening mereka. Dari persentase tersebut, 46 persen bahkan tidak memiliki tabungan sama sekali.

Meski bukan yang terpenting, tabungan adalah hal yang wajib kamu punya. Sebab, banyak hal yang menopang kehidupan harus dibayar dengan uang kan?

Nah, jika kamu ingin menjadi millennial kelompok pertama dan kaya di usia muda, lakukanlah. Kamu bisa mengikuti lima strategi ini.

1. Perhatikan pengeluaran selama 3-6 bulan yang lalu

Ada dua cara untuk menjadi kaya, yaitu dengan menghasilkan lebih banyak atau mengeluarkan lebih sedikit. Jika kalian mengeluarkan uang lebih banyak dari pada biasanya cobalah ambil waktu dan audit pengeluaran sebelumnya.

Coba kamu perhatikan laporan pengeluaran dalam kartu kredit atau debit (buku tabungan) selama 3-6 bulan yang lalu.

Tandai pengeluaran-pengeluaran seperti belanja, makan, berpergian dan lain-lain. Lalu coba pikirkan cara untuk mengurangi pengeluaran dari masing-masing kategori tersebut.

Coba juga untuk perhatikan hal-hal kecil seperti tagihan listrik. Pemotongan biaya secara kecil-kecilan mungkin terlihat tidak berarti, namun jika kamu terlatih untuk melakukan ini secara terus-terusan, kamu akan kaget. Karena kamu akan menemukan beberapa ratus ribu rupiah yang terbuang setiap bulannya.

2. Ambil 10-20 persen dari penghasilan

Strategi nomor dua ini harus disiplin kamu lakukan. Sisihkan 10 hingga 20 persen dari penghasilan kamu dan masukkan ke rekening tabungan.

Bagi kamu yang baru mendapat pekerjaan dengan gaji staf fresh graduate, strategi ini mungkin akan sulit di awal. Namun, yakinlah kamu akan kaget melihat tabunganmu yang terus membengkak.