Tampilkan postingan dengan label 2019 at 08:12AM. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 2019 at 08:12AM. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 29 Juni 2019

Kunjungan Pimpinan Forum Pesantren Alumni Gontor (FPA-G) Ke Akademi Militer Magelang

Magelang . Jum’at (28/06/19) Forum Pimpinan Forum Pesantren Alumni Gontor (FPA-G) yang terdiri dari Dr. KH. Sofwan Manaf, M.Si. dan KH. M. Tata Taufik (Selaku Ketua FPA-G), KH. Anang Rikza Masyhadi, MA. (Selaku Ketua Bidang Kerja Sama Antar Lembaga dan Luar Negeri FPA-G) dan H. Wagianto, mengunjungi Akademi Militer yang terletak di Jl. Gatot Subroto, Magelang, Jawa Tengah.

Rombongan tiba di lokasi sebelum Shalat Jum’at dan langsung diterima oleh Gubernur Akademi Militer (Akmil), Mayjen TNI Dudung Abdurachman, SE, MM Kemudian, rombongan membuat Shalat Jum’at berjama’ah di Masjid Al-Jihad Akmil yang ingin dilihat di area Akademi Militer Magelang.

Setelah bertemu shalat Jum’at, rombongan diajak keliling kampus Akmil dan dijamu makan bersama Gubernur Akmil, para Perwira Tinggi dan Menengah. Serta ribuan taruna Akmil.

PIMPINAN FPA-G DITERIMA GUBERNUR AKMILKunjungan Pimpinan Forum Pesantren Alumni Gontor (FPA-G) Ke Akademi Militer Magelang

Setelah itu, rombongan diajak menonton parade dan menonton Marching Band Taruna Akmil.

PIMPINAN FPA-G DITERIMA GUBERNUR AKMIL

Kemudian, rombongan berbincang-bincang dengan Gubernur Akmil di ruang pertemuan. Mayjen Dudung menyampaikan “itu sebelum ada TNI, para kiai dan santri pesantren yang berjuang memerdekakan negeri ini. Maka, TNI dan pesantren mendapat komitmen yang sama dan solid dalam mendukung kedaulatan Indonesia”, demikian dikatakan Waaster Kasad itu. 

PIMPINAN FPA-G DITERIMA GUBERNUR AKMIL

Ia menyambut dengan baik, yang disampaikan oleh Kiai Anang dan Kiai. Tata yang dimaksud pesantren muadalah agar menjadi perhatian bisa diselesaikan jenjang pendidikan lanjutannya di Akmil. Pertemuan ditutup dengan pertukaran menukar cendera mata.

baca juga ” Kunjungan Dan Silaturrahim Pengurus Mabes POLRI Ke Pondok Pesantren Darunnajah

 

(DN.COM/arulanisrullh)

Selasa, 15 Januari 2019

Tiga Perkara Yang Harus Dijauhi Orang Mukmin

Tiga perkara yang harus dijauhi orang mukmin, Malik bin Dinar r.a berkata :

“Agar anda termasuk kaum mukminin, cegalah tiga sikap dengan tiga cara : Cegalah sikap sombong dengan tawaduk, cegalah sikap rakus dengan qonaah, dan cegalah sikap dengki dengan nasihat”

Selain perintah yang harus kita patuhi, ada juga perkara yang harus kita tinggalkan, seperti tiga perkara berikut !

  1. Sombong

Sombong adalah memandang dirinya sendiri dengan pandangan mulia dan memandang orang lain dengan pandangan rendah. Kebalikan sombong adalah tawaduk yaitu rendah hati.

“Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia, dan janganlah kamu berjalan dimuka bumi dengan angkuh. sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri” (Qs. Luqman : 18)

2. Rakus (Tamak)

Rakus adalah merasa tidak puas dengan apa adanya. sedangkan qanaah adalah ridho atas segala yang ada.

Ciri-ciri orang yang rakus (Tamak) : Terlalu mencintai harta yang dimiliki, Mendambakan kemewahan dunia, dan  tidak memikirkan kehidupan akhirat.

3. Dengki (Hasud)

Dengki (Hasud) adalah mengharapkan hilangnya kenikmatan orang yang didengkinya, agar berpindah pada dirinya, lawan dari dengki adalah nasihat, yaitu mendorong berbuat kebaikan dan melarang berbuat kerusakan.

LISAN/Ning.T