Tampilkan postingan dengan label 2018 at 10:44PM. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 2018 at 10:44PM. Tampilkan semua postingan

Jumat, 09 November 2018

Serba Serbi Safari Dakwah Mingguan Santri Pondok Pesantren Darunnajah 2 Cipining

Pondok Pesantren Darunnajah 2 Cipining adalah sebuah pesantren yang mempunyai salahsatu visi menjadikan generasi yang mubaligh artinya adalah mampu melahirkan seorang generasi yang mampu menyampaikan kebaikan ataupun menyampaikan dakwah ajaran agama islam ke seluruh penjuru dunia.

Salahsatu wujud atau bentuk dari realisasi generasi yang mubaligh adalah dengan adanya kegiatan yang membekali santrinya lebih siap untuk bermasyarakat yaitu adalah Safari Dakwah. Program ini adalah dibawah naungan Biro Dakwah dan Humas Pondok Pesantren Darunnajah 2 Cipining yang dipimpin oleh seorang yang kharismatik serta humoris Ust. Husnul Mubarok, S.Pd.

Kamis-Jum’at, 08-09 November 2018 adalah pekan kedua di bulan November untuk pelaksanaan Safari Dakwah Mingguan. Pada pekan kedua ini Pondok Pesantren Darunnajah 2 Cipining mengirimkan putra putri nya sebanyak 80 Santri dengan rincian 40 santriwan dan 40 santriwati dengan dibagi kedalam 4 kelompok putra dan 4 kelompok putri untuk belajar langsung bagaimana bermasyarakat.

Safari Dakwah mingguan pada pekan ini terbagi kedalam 4 kecamatan yaitu Kecamatan Cigudeg, Kecamatan Sukajaya, Kecamatan Leuwiliang, dan Kecamatan Parung Panjang Kabupaten Bogor.

Alhamdulillah kegiatan berjalan dengan baik dan lancar serta mendapatkan respin atau apresiasi yang sangat baik dari masyarakat yang menjadi tujuan Safari Dakwah mingguan pada pekan ini. Diantara kegiatannya adalah Silaturrahim, kerja bakti, mengajar ngaji TPA/TPQ, mengajar di sekolah, mengikuti pengajian bapak-bapak dan ibu-sekitar, dll.

Yang lebih luar biasanya lagi pada Safari Dakwah mingguan pekan ini adalah kelas 4 TMI Pondom Pesantren Darunnajah 2 Cipining sudah berani dan dengan percaya dirinya menjadi rois atau roisah (ketua) pada kelompok masing-masing yang telah ditentukan memang di dampingi oleh Asatidz/Ustadzat pembimbing tapi mereka membuktikan bahwa kelas 4 TMI Pondok Pesantren Darunnajah 2 Cipining berbeda dengan kelas 4 yang berada di sekolah atau pesantren luar.

Apresiasi yang luar biasa juga diberikan oleh Usth. Siti Rukayah yang merupakan slahsatu guru pengajar di TPA/TPQ di Kecamatan parung panjang dan sekaligus merupakan alumni serta yang pernah mengajar di Pondok Pesantren Darunnajah 2 Cipining yang mengungkapkan kebahagiaan serta kegembiraannya karena kedatangan santri dari Pondok Pesantren Darunnajah 2 Cipining dan anak-anak belajar ngajinya lebih semangat, dan sayang sekali waktunya hanya 2 hari, serta semoga kegiatan Praktik Dakwah dan Pengembangan Masyarakat (PDPM) suatu saat bisa diadakan di Kecamatan Parung Panjang. “Ujar Usth. Siti Rukayah”.

Seperti biasanya sebelum pemberangkatan seluruh peserta Safari Dakwah Mingguan dikumpulkan dahulu untuk diberikan arahan atau nasehat oleh Ka. Biro Humas Dan Dakwah Ust. Husnul Mubarok, S.Pd serta oleh Asatidz Ustadzat pembimbing.

Sesampai atau setibanya di Pesantren santri juga diberikan kesempatan untuk melaporkan kepada santri yang lain tentang bagaimana kegiatan Safari Dakwah mingguan yang sudah dijalankan baik laporan secara lisan maupun secara tertulis.
(WARDAN/NJalu)

Kamis, 18 Oktober 2018

Ketika Sang Kiai Mengapresiasi Para Santri

Kamis malam Jum’at ini (18/10/18) terasa suasana berbeda di asrama santriwati kampus 1 terutama di lapangan olahraga, apa pasalanya?, tidak lain tidak bukan karena digelarnya Panggung Gembira Santriwati kelas 6 TMI (XII MA/SMK).

Panggung besar yang biasa digunakan untuk konser musik profesional, lighting yang gemerlap dan soun system yang baik menjadikan Pentas Seni ini laiknya Show Besar.

Di atas semuanya, kebesaran agenda ini semakin terasa dengan kehadiran Pimpinan Pesantren Darunnajah 2 Cipining Bogor, KH. Jamhari Abdul Jalal, Lc sekaligus menyampaikan sambutan dan membuka PG secara resmi.

Di awal sambutannya, setelah muqoddimah, Sang Kiai langsung mengapresiasi para santri: “Alhamdulillah acara PG ini dapat dilaksanakan dengan baik. Terimakasih kepada para santri yang telah berusaha melaksanakan acara ini dengan baik. PG ini merupakan wadah untuk mengungkapkan berbagai potensi dan kreatifitas santri. Kami tahu, untuk bisa melaksanakan acara besar ini pastinya diperlukan kerjasama, musyawarah, tanggungjawab bahkan juga finansial yang besar. Disinilah para santri menemukan makna bahwa apa yang didengar, dilakukan, dilihat dan dirasakan adalah bagian tidak terpisahkan dari pendidikan!”.

Berpijak dari urgensi nilai-nilai pendidikan yang terkandung dalam agenda PG, Sang Kiai berpesan kepada para santri untuk terus meningkatkan kualitasnya di masa mendatang: “Diharapkan dari sisi kreatifitas akan terus bertambah, tidaak hanya fotocopy dari yang sudah ada. Kepada adik kelas agar memperhatikan dengan seksama sehingga bisa melakukan yang lebih baik lagi!”.

Tidak hanya itu, Sang Kiai juga mengarahkan agar para santri mampu mengkreasi kesenian yang sarat dengan nilai Islami: “Sekarang ini, di televisi banyak sekali hiburan yang terkadang justu bertentangan dengan ajaran Islam. Untuk itu hendaknya para santri tidak meniru dari hiburan tersebut kecuali yang baik-baik, bahkan jika bisa ciptakan kreatifitas seni Islami yang akan ditiru oleh masyarakat!” ungkap Sang Kiai yang disambut tepuk tangan hadirin tanda setuju.

akhirnya Sang Kiai membuka PG secara resmi dengan meneriakan Takbir ‘Allahu Akbar… Allahu Akbar… Allahu Akbar… ‘ yang dikuti seluruh hadirin terdiri dari Pengurus Pesantren, ustadzat, santriwati dan wali santri kelas 6. Juga ditandai dengan pemukulan drum untuk kesemangatan. (wardan/ mr. mim).