Tampilkan postingan dengan label 2018 at 07:56PM. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 2018 at 07:56PM. Tampilkan semua postingan

Kamis, 15 November 2018

Liga Annur Darunnajah 8 Putri 2018

Sabtu (3/11/2018). Upacara ketiga liga annur pun dilaksanakan. Walaupun cuaca tidak mndukung, akan tetapi kegiatan  ini tetap berlangsung. Di adakannya kegiatan ini untuk melatih mentalitas para santri, dan melatih keberanian para santri untuk menunjukan segala kemampuan mereka masing-masing. Kegiatan liga annur ini adalah salah satu kegiatan tahunan pondok, dan juga program kerja tahunan bagian olahraga OSANDN.

Kegiatan ini di bantu oleh para santri kelas 4 dan 3 INT TMI. Dan pastinya dibantu oleh bagian olahraga dan juga para pembimbing. Kegiatan ini berlangsung selama 5 hari. Tepatnya pada tanggal 3 November sampai dengan tanggal 7 November. Pada kegiatan ini trdapat berbagai macam perlombaan, diantaranya adalah Lomba Tapak Suci, Lomba Basket, Lomba Voli, Lomba Badminton, Lomba Gobak Sodor, Lomba Kasti, Dan Lomba Senam. Seluruh santri  mengikuti kegiatan ini dengan penuh semangat. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh santri  per-asramanya. Mulai dari  Asrama Istanbul, Baghdad, dan Damaskus.

Untuk penghargaan-penghargaan kegiatan Liga Annur adalah sebagai berikut :

Juara Tapak Suci : 1. Djenar Ayu Hanifa

  1. Flora Andini
  2. Dzikri Musyafa’ah

Juara Basket        : 1. Asrama Istanbul

  1. Asrama Baghdad
  2. Asrama Damaskus

Juara Badminton : 1. Asrama Istanbul

  1. Asrama Baghdad
  2. Asrama Damaskus

Juara Kasti            : 1. Asrama Istanbul

  1. Asrama Damaskus
  2. Asrama Baghdad

Juara Volly            : 1. Asrama Damaskus

  1. Asrama Istanbul
  2. Asrama Baghdad

Juara GobakSodor: 1. Asrama Istanbul

  1. Asrama Baghdad
  2. Asrama Damaskus

Juara Senam        :   1. Asrama Damaskus

  1. Asrama Istanbul
  2. Asrama Baghdad

Reporter : Karina Aulia Putri (Cidokom Post Team/ Ateam)

Red : S. Rama Prayogo

Jumat, 17 Agustus 2018

Meriah! Upacara Dirgahayu RI ke-73 ala Santri Cilik

Peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-73 tak luput dari perhatian Santri Cilik. Jum’at pagi, 17 Agustus 2018 Santri Cilik putra dan putri yang berjumlah 104 orang didampingi 12 orang pembimbing sudah berbaris rapi di jalan samping asrama mereka. Kostum yang mereka kenakan pun beragam, ada kostum pendekar, kiai, tentara, petani, pedagang, juga kostum pahlawan.

Hari ini akan mereka awali dengan pawai barisan terlebih dahulu. Start dari asrama kemudian melewati jalan menuju lapangan Kampus 2, lokasi upacara.

Setiba di lapangan, upacara pun akan segera dilaksanakan. Para petugas mulai dari pimpinan upacara, pengibar bendera dan yang lainnya tampak siap melaksanakan tugas setelah mendapat arahan dari Kepala Asrama dan wali kamar mereka.

Upacara dimulai, Sang Merah Putih telah dikibarkan. Inspektur upacara pun telah memasuki lapangan upacara.

“73 tahun silam, bangsa Indonesia untuk mengibarkan bendera merah putih harus bersusah payah, bercucuran darah, air mata bahkan nyawa.” Tutur Ust. Hari Wijaya, Guru senior di Asrama Santri Cilik.

Kemudian beliau yang kini menjabat sebagai Kepala Madrasah Ibtidaiyah Darunnajah Cipining ini menambahkan,

“Mari kita maknai kemerdekaan NKRI ini dengan memerdekakan diri kita dari sikap malas, sombong, riya’ dan lain sebagainya. Kalau dalam diri kita masih ada rasa malas, sombong dan riya’ berarti diri kita ini belum merdeka, masih terjajah oleh keburukan kita sendiri.”

Sebelum upacara usai, pembacaan do’a oleh Ananda Labib Santri Cilik kelas 6. Labib yang merupakan putra Ust. H. Trimo ini dalam do’anya cukup menyentuh sanubari kita sebagai anak bangsa.

“Ya Allah, Tuhan Penebar Cinta. Satukanlah pikiran, perasaan dan hati seluruh penduduk negeri ini dengan ikatan cinta. Cinta para pemimpin kepada segenap rakyatnya. Cinta segenap rakyat kepada para pemimpinnya. Cinta sesama saudara sebangsa. Cinta sesama umat manusia.” Ujar Labib.

Upacara telah usai. Kemudian dilanjutkan dengan penampilan teatrikal puisi tentang perjuangan rakyat Indonesia merebut kemerdekaan. Puisi dibacakan oleh Nafla Santri Cilik putri kelas 5 asal Jakarta berduet dengan Sang sutradara, Ust. Husni Munawar.

(WARDAN/ Imam Ghazali)